Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 24 September 2026

Wadah Untuk UMKM Naik Kelas, Pemko Medan Apresiasi Hadirnya Angsa Neduh

Rido Sitompul - Senin, 27 Mei 2024 21:12 WIB
726 view
Wadah Untuk UMKM Naik Kelas, Pemko Medan Apresiasi Hadirnya Angsa Neduh
(Foto dok/Diskominfo Medan)
Kadis UKM Koperindag Kota Medan Benny Iskandar Nasution saat menghadiri Grand opening Angsa Neduh di ex Rumah Sakit Tembakau Deli, Jalan Putri Hijau, Minggu (26/5/2024) malam.
Medan (harianSIB.com)
Pemko Medan berterima kasih dan mengapresiasi hadirnya Angkringan Kesawan Nusa Dua Heritage (Angsa Neduh) di Kota Medan. Paguyuban yang mewadahi Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) khususnya makanan dan minuman ini dapat menjadikan UMKM naik kelas.

"Kami (Pemko Medan) mengucapkan terima kasih dan apresiasi penuh hadirnya Angsa Neduh. Ini menjadi salah satu upaya yang dapat menjadikan UMKM naik kelas sesuai dengan program prioritas Pemko Medan," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutannya yang dibacakan Kadis UKM Koperindag Benny Iskandar Nasution saat menghadiri Grand opening Angsa Neduh di ex Rumah Sakit Tembakau Deli, Jalan Putri Hijau, Minggu (26/5/2024) malam.

Menurut Benny yang hadir bersama Kasat Pol PP Rakhmat Harahap dan Kadis Pariwisata Yuda Setiawan dan Camat Medan Barat T Roby Chairi, pelaku usaha yang tergabung dalam paguyuban Angsa Neduh ini merupakan pelaku usaha yang dulunya berjualan di sekitar kawasan Kesawan. Karena penataan kota yang dilakukan Pemko Medan maka pelaku usaha ini disarankan untuk pindah agar penataan kota dapat terwujud.

"Daerah Kesawan merupakan cikal bakal lahirnya Kota Medan, jadi mempunyai daya tarik dan nilai historis jika ingin membuka usaha yang sifatnya masih UMKK. Oleh karena itu mari bersama-sama kita menjaga keberadaan daerah Kesawan sebagai bagian identitas dari kota Medan," ujar Benny.

Dijelaskan Benny, Pemko Medan selalu mendukung setiap inovasi dan kreativitas termasuk UMKM sebagai salah satu aktivitas dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Namun harus diperhatikan pula dalam proses pembentukan setiap jenis usaha harus mematuhi regulasi atau aturan yang berlaku sehingga dalam keberlangsungan usaha yang dimaksud dapat terjamin.

"Angsa Neduh mungkin dapat dijadikan role model untuk mendirikan salah satu jenis usaha dan tentu saja harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan serta mematuhi regulasi yang berlaku," ucap Kadis UKM Koperindag.

Benny berharap grand opening Angsa Neduh ini dapat mengembangkan perekonomian dan memajukan usaha para pelaku usaha. "Mudah-mudahan Angsa Neduh dapat mendatangkan keberkahan dan memajukan usaha para pelaku usaha," sebutnya.

Sebelumnya Ketua Paguyuban Angsa Neduh, Said Zein Assegaf mengungkapkan dibentuknya Angsa Neduh ini berawal dari pedagang yang berjualan di daerah Kesawan dan menghambat penataan kota. Sebab ketika daerah Kesawan ingin direvitalisasi oleh Pemko Medan kami terlalu egois untuk tetap berjualan di daerah kesawan.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru