Sabtu, 20 Juli 2024

Buruh PT Sawawood Unjuk Rasa ke DPRD SU Tuntut Perusahaan Pekerjakan 500 Karyawan di PHK

Firdaus Peranginangin - Jumat, 07 Juni 2024 18:17 WIB
214 view
Buruh PT Sawawood Unjuk Rasa ke DPRD SU Tuntut Perusahaan Pekerjakan 500 Karyawan di PHK
(Foto: SNN/SIB/Firdaus Peranginangin)
UNJUK RASA: Massa buruh PT SUWI di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, unjuk rasa di DPRD Sumut, Jumat (7/6/2024).
Medan (harianSIB.com)
Massa buruh PT Sawawood Utama Work Industries (SUWI) di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, unjuk rasa di DPRD Sumut, Jumat (7/6/2024), menuntut perusahaan mempekerjakan kembali 500 karyawan yang telah di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara sepihak.

Dengan mengusung sejumlah spanduk, massa buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja/Serikat Buruh PT SUWI mengklaim hak mereka telah diabaikan bahkan dikangkangi oleh perusahaan, sehingga buruh menuntut lembaga legislatif segera memanggil pimpinan PT SUWI ke DPRD Sumut, untuk melakukan rapat dengar pendapat.

Menurut Kordinator Aksi Suhid Nurido dari Serikat Buruh Medan Indonesia (SBMI) mengaku, buruh tidak boleh diperkerjakan lagi oleh perusahaan, karena diharuskan mengisi format surat yang berisikan kemauan pihak perusahaan.

Baca Juga:

"Surat tersebut berisikan pertanyaan yang menjebaknya, sehingga sangat merugikan para pekerja. Kami menduga, bagi buruh yang mengisi surat tersebut
akan merubah status mereka dari karyawan tetap menjadi karyawan kontrak," kata Suhid.

Diakuinya, sedikitnya 1.000 pekerja yang sudah mengabadikan diri selama bertahun-tahun dan ada yang sudah 30 tahun, sangat terkejut mendengar "kebijakan" perusahaan, yang diberlakukan beberapa bulan lalu, yakni bagi yang tidak mematuhinya, tidak diperkenankan lagi bekerja.

Baca Juga:

"Sudah 500 orang yang tidak dibolehkan kerja dan hingga kini terus berunjuk rasa menanti kepastian dari pihak perusahaan," kata Suhid sembari menyesalkan tidak adanya iktikad baik perusahaan meski sudah dijembatani oleh Dinas Tenaga Kerja Deliserdang pada16 Mei 2024.

Sejak dikeluarkannya putusan itu, nasib para pekerja terkatung-katung, meski sudah berulangkali menggelar aksi demo, termasuk di depan pabrik PT SUWI Mei 2024.

Dijelaskan, memang pihak perusahaan berjanji akan menerima mereka kembali bekerja di awal Mei, namun hingga Juni tidak ada kejelasan, sehingga para pekerja memilih untuk menyuarakan aspirasinya ke DPRD Sumut dan Kantor Gubernur Sumut.

Berkaitan dengan itu, pengunjuk rasa meminta PT Samawood melaksanakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang masih berlaku sebagai pedoman dalam menyelesaikan permasalahan di perusahaan.

Aksi unjuk rasa para pekerja tidak disahuti oleh anggota DPRD Sumut, karena sebagian besar menjalankan tugas ke luar provinsi dan kabupaten/kota, sehingga massa buruh sempat kesal dan akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan anan.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua DPRD SU Desak KPID Tingkatkan Pengawasan Jelang Pilkada
Ketua DPRD SU Prihatin Kondisi Anjungan Sumut di TMII DKI Jakarta Minim Fasilitas
Ketua DPRD SU "Sidak" ke Bank Sumut Cabang Melawai DKI Jakarta Lihat Capaian Target
Ketua DPRD SU Apresiasi Pemprov Sumut Alokasikan Dana Hibah Pilkada di Sumut Rp999 Miliar
Partai Buruh Menang Pemilu, Starmer Ganti Sunak Jadi PM Inggris
Pj Gubernur Silaturahmi dengan Ketua DPRD Sumut Perkuat Sinergitas Eksekutif-Legislatif
komentar
beritaTerbaru