Kamis, 18 Juli 2024

Warga Pertanyakan Keprofesionalan Polisi dalam Bertugas

Desra A Gurusinga - Minggu, 16 Juni 2024 20:36 WIB
530 view
Warga Pertanyakan Keprofesionalan Polisi dalam Bertugas
Foto: SNN/Desra Gurusinga
BERI Souvenir: Anggota DPRD Medan Erwin Siahaan memberikan souvenir kepada warga yang hadir dalam sosialisasi perda, Sabtu (15/6/2024), di Lapangan Bola Jalan Terompet Pasar II Padang Bulan, Titi Rante, Medan.
Medan (harianSIB.com)
Masih belum profesionalnya aparat kepolisian dipertanyakan warga. Seberapa profesional aparat keamanan dalam bekerja dan melayani masyarakat?

"Sudah jatuh tertimpa tangga lagi. Sudah hilang sepeda motor, mengadu namun sepeda motornya tidak ditemukan juga," ujar warga Jalan Jamin Ginting Sumiati br Manalu, dalam sesi tanya jawab pada Sosialisasi Perda No.10 Tahun 2021 tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum (Tibum) yang digelar Anggota DPRD Medan Erwin Siahaan, Sabtu (15/6/2024), di Lapangan Bola Jalan Terompet, Pasar II Padang Bulan Titi Rante, Medan.

Warga lainnya, Philip Sembiring mempermasalahkan angkot yang tidak tertib dalam berkendara. Kalau di Bandung dan di Jakarta, polisi setiap saat berjaga di persimpangan.

Baca Juga:

"Kalau di Medan, hanya berjaga dari pukul 07.00-08.00 WIB, dan setelah itu bubar," keluhnya.

Sedangkan pengemudi ojek online (ojol), Salman Aritonang mempertanyakan juru parkir (jukir) yang juga mengutip biaya parkir di depan Indomaret. Padahal, sudah ada tulisan parkir gratis di dinding Indomaret itu.

Baca Juga:

Menanggapi itu, politisi PSI Erwin Siahaan mengatakan parkir di lokasi yang bukan E-Parkir sudah dilarang di Kota Medan. Bukan hanya para pengemudi ojol, semua kendaraan diberlakukan seperti itu.

Diimbaunya seluruh pengemudi ojol agar mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya.

"Jangan gara-gara mengejar uang, keselamatan diabaikan," ujarnya.

Untuk masalah aparat yang nakal akan disampaikan kepada instansi yang berwenang.

Di akhir sosialisasinya, Siahaan menjelaskan para pengemudi ojol ini merupakan penyumbang pajak yang baik, memperlancar arus lalu lintas, mengantar warga dari satu tempat ke tempat yang lain dengan cepat.

"Mereka melakukan itu semua demi mendapatkan sesuap nasi," pungkasnya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Adlin Tambunan : Kabupaten Sergai Berpotensi Jadi Sentra Buah Naga
Sambut PON 2024, Dinkes Sumut akan Turunkan 1.150 Tenaga Kesehatan
Satgas Saber Pungli Labuhanbatu Sosialisasi Anti Korupsi di Kantor-kantor Pelayanan Publik
AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu Komit Dukung Perkembangan Sepakbola di Sergai
Pastikan Kinerja Pantarlih Melakukan Coklit, Bawaslu Pakai Strategi Uji Petik
Besok, Polda Sumut Rekonstruksi Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Karo
komentar
beritaTerbaru