Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Hadiri Ibadah KKR Umat Kristiani, Prof Ridha Disebut Sosok Nasionalis

Horas Pasaribu - Jumat, 05 Juli 2024 22:02 WIB
681 view
Hadiri Ibadah KKR Umat Kristiani, Prof Ridha Disebut Sosok Nasionalis
(Foto: SNN/Panitia)
DIDOAKAN: Tokoh masyarakat Kota Medan Prof Ridha Darmajaya didoakan sejumlah pendeta pada KKR Badan Kerjasama Gereja di Kota Medan, Jumat (5/7), di HDTI Medan.
Medan (harianSIB.com)
Tokoh masyarakat Kota Medan, Prof Dr dr Ridha Darmajaya Sp BS (K) dianggap sebagai sosok yang nasionalis. Hal itu diungkap Hasudungan Siahaan terkait kedatangan Prof Ridha di acara ibadah umat kristiani, KKR doa penyembuhan dan pelayanan yang dilayani hamba Tuhan Pastor Sonny Alexander Loanel, di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan, Jumat (5/7/2024).

"Terima kasih atas kehadiran Prof Ridha di acara KKR Badan Kerjasama Gereja di Kota Medan. Prof benar-benar sosok nasionalis, religius termasuk acara seperti ini pak Prof berkenan hadir, ini salah satu aplaus luar biasa," ujar Hasudungan selaku panitia acara.

Hasudungan mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi Prof Ridha dan mendoakannya maju menjadi calon Wali Kota Medan.

"Kami, khususnya masyarakat Kristen bersama-sama mendukung Prof Ridha maju sebagai Wali Kota Medan periode 2024-2029 yang akan datang," ungkapnya.

Hasudungan juga tak menampik kehadiran Prof Ridha cukup memberi kesan yang mendalam.

"Kesan kami kepada beliau (Prof Ridha) dia tidak memandang suku, agama dan beliau berbaur dan bersilaturahmi. Ini luar biasa," katanya.

Dikatakannya, masyarakat Kota Medan sangat membutuhkan orang seperti Prof Ridha, karena dia merangkul semua agama. "Nilai plus dan sukses buat Prof Ridha, " sebutnya.

Sementara itu, Prof Ridha dalam sambutannya mengaku senang berada di sekitar orang-orang yang peduli dengan sesama.

"Saya senang sekali berada di sekitar bapak dan ibu sekalian terutama dari sisi kepanitiaan dan orang-orang yang berpartisipasi. Saya melihat inilah Bhineka Tunggal Ika," ungkapnya.

Secara pribadi Prof Ridha mengajak semua masyarakat tak perlu lagi berfikir kebhinekaan. Karena kebhinekaan itu sudah jelas arahnya.

"Saya gak bisa memilih lahir bersuku apa, semua juga gak bisa memilih mau lahir dengan suku apa. Pada hakikatnya kita memang Bhineka. Memang itu lah keindahannya. Keberagaman itu menjadi keindahan buat kita," katanya.

Untuk itu, kata Ridha, apapun suku dan agamanya, niatnya adalah keinginan pasti sama. "Kita pasti ingin makan ketika lapar dan kita ingin berobat ketika sakit dan bisa mudah berobatnya. Ketika anak-anak mau sekolah kita ingin anak kita sekolah dengan baik. Saat ini tidak perlu lagi bicara perbedaan, karena pada hakikatnya semua itu telah selesai," tuturnya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru