Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

KPU Sumut Sebut Coklit Sudah Capai 99 Persen

Desra A Gurusinga - Rabu, 24 Juli 2024 14:07 WIB
356 view
KPU Sumut Sebut Coklit Sudah Capai 99 Persen
ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Ilustrasi petugas Pantarlih KPU melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih.
Medan (harianSIB.com)
KPU Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) dalam Pemutakhiran Data Pemilih di 33 Kabupaten/Kota pada Pilkada serentak 2024 sudah mencapai 99 persen.

Hal itu disampaikan Anggota KPU Sumut Frendianus Joni Rahmat Zebua, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/7/2024). Dikatakannya, sisanya masih sedang proses di Kabupaten Deliserdang.

Diungkapkannya, berdasarkan laporan dari KPU Deliserdang secara manual sudah 100 persen. Tapi, data tersebut belum masuk keseluruhan ke e-Coklit. "Jadi, di Deliserdang tinggal sinkronisasi antara manual ke e-Coklit aja," tuturnya.

Sedangkan untuk kabupaten/kota lainnya, KPU Sumut mengklaim sudah 100 persen secara e-Coklit. Untuk diketahui, KPU Sumut melakukan Coklit di 33 kabupaten/kota melibatkan 41.406 Pantarlih. Masa tugas mereka selama satu bulan, dimulai 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Nantinya DPT terbaru, memiliki hak suara pada Pilkada serentak 2024.

Saat dihubungi terpisah, Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu menjelaskan pihaknya tidak memiliki wewenang masuk ke dalam laporan hasil Coklit yang disebutkan KPU hampir 100 persen itu.

"Kalau terkait report mereka (KPU) kalau hampir 100 persen tidak masuk kita. Tapi, Bawaslu menggunakan mekanisme yang kami punya, salah satu apa yang mereka sudah Coklit Pantarlih dari data-data semua itu, kita lakukan uji petik," jelasnya, Rabu (24/7/2024).



Diungkapkannya, untuk hasil Coklit juga sedang dilakukan mekanisme sampling atau uji petik. Karena, pihaknya ingin memastikan masyarakat masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan memiliki hak suara pada 27 November 2024.

"Uji petik, untuk memastikan apa mereka kerjakan itu, terjadi atau tidak. Kita tidak bisa melakukan pengawasan ketat, karena jumlah kita tidak sebanding dengan jumlah Pantarlih," ucapnya.

"Kita turun langsung dan bertemu dengan warga di Pakpak Bharat dilakukan Coklit, kita uji petik di tiga desa," sebutnya seraya mengungkapkan bila ada temuan dan masukkan, pihaknya langsung akan memberikan rekomendasi. Istilahnya, saran perbaikan untuk rekomendasi tersebut. "Bila ada temuan PKD (Panwas Kelurahan/Desa) langsung kita dorong rekomendasi saran perbaikan," tegasnya. (**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru