Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Tanoto ScholarsGathering 2024 Siapkan Generasi Pemimpin Berpola Pikir Berkelanjutan

Ir Parluhutan Simarmata - Selasa, 30 Juli 2024 19:39 WIB
406 view
Tanoto ScholarsGathering 2024 Siapkan Generasi Pemimpin Berpola Pikir Berkelanjutan
Foto: Dok/Tanoto Foundation
TSG 2024: Tanoto ScholarsGathering (TSG) 2024 berlangsung Minggu (28/7), di Pangkalan Kerinci, Riau.
Medan (harianSIB.com)
Sebagai negara berkembang, Indonesia dihadapkan dengan berbagai tantangan untuk menjadi negara maju. Kualitas pendidikan, isu lingkungan hidup dan ketimpangan ekonomi adalah beberapa di antara tantangan itu.

Visi Indonesia Emas 2045 sulit tercapai bila tidak segera ada persiapan mencapai cita-cita tersebut. Salah satu hal yang dapat menjadi jawaban atau menjadi beban bila tidak dipersiapkan sejak dini adalah para generasi muda.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2023 terdapat sekitar 9,9 juta penduduk usia muda (15-24 tahun) tidak bekerja, tidak pergi ke sekolah, maupun tidak sedang mengikuti kursus. Mereka disebut youth not in education, employment, andtraining (NEET). Persentase NEET di Indonesia mencapai 22,25% dari total penduduk usia 15-24 tahun secara nasional.

Padahal, generasi muda inilah yang akan menjadi penggerak masa depan bangsa, nakhoda pembangunan negara, pemimpin keberlanjutan pembangunan dan perkembangan Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, Tanoto Foundation, organisasi filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada 1981, melalui program TELADAN, mendukung terciptanya pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia yang andal dan dapat berkontribusi kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Program TELADAN, memberikan dan memperlengkapi para mahasiswa dari 10 universitas mitra Tanoto Foundation beasiswa kuliah S1 dan pelatihan kepemimpinan yang terstruktur. Salah satu bagian dari perjalanan pembelajaran para penerima beasiswa TELADAN (Tanoto Scholars) adalah Tanoto ScholarsGathering (TSG) yang diadakan setiap tahun. Tahun ini, TSG 2024 kembali diadakan di Pangkalan Kerinci, Riau.



CEO Tanoto Foundation, Benny Lee mengatakan bahwa pendiri Tanoto Foundation, Pak Sukanto Tanoto memiliki visi 5C yang juga diterapkan di semua grup bisnisnya, yaitu good for community, climate, country, customer, dan company.

"5C menunjukkan kita harus bisa memberikan dampak dahulu kepada 4C pertama, baru berpikir mengenai organisasi/diri kita sendiri.Tanoto Foundation juga menganut visi ini karena apa yang kita lakukan harus berdampak baik untuk masyarakat dan negara", sebutnya dalam pembukaan acara TSG 2024, Minggu (28/7).

Chief Operating Officer (COO) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Eduward Ginting, yang turut membuka TSG 2024, mengatakan bahwa PT RAPP menjadi pionir dalam business sustainability yang diimplementasikan dalam April 2030.

"Kami yakin bila kami semakin sustain, kami dapat makin kompetitif juga. Begitu juga dengan adik-adik semua. Kalian dipersiapkan menjadi pemimpin yang berkomitmen kepada keberlanjutan. Dengan pola pikir keberlanjutan, kalian akan menjadi pemimpin yang berfokus pada menciptakan nilai jangka panjang yang melampaui keuntungan finansial saja, namun juga berdampak pada masyarakat, lingkungan, dan negara," sambung Eduward.



Menteri Keuangan RI (2014-2016), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) (2016-2019), Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (2019-2021), Prof. Bambang Brodjonegoro yang membuka sesi inspirational talk mengatakan jika Indonesia mau menjadi negara maju, kuncinya adalah fokus di pengembangan manusianya.

"Apa yang dilakukan oleh Tanoto Foundation lewat TSG 2024 dan program beasiswa sudah in line dengan cita-cita ini. Ketika ingin menjadi negara maju, kita akan melewati suatu periode dimana yang menonjol di dunia adalah sustainability dan digital transformation. Jadi dengan memasukkan isu sustainability sebagai tema, saya kira ini sudah disadarkan bahwa ini akan menjadi tren masa depan. Dan mencapainya dengan digital," ujar Bambang.

"Peran anak muda sangat krusial. Kalian harus menjadi critical thinkers, change makers, innovators, communicators, dan leaders," sambung Bambang.

TSG 2024 juga diisi pembicara-pembicara lain seperti Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Agus Harimurti Yudhoyono, dan para alumni program beasiswa Tanoto Foundation. Salah satunya adalah Prof. Cahyadi, guru besar termuda Universitas Sebelas Maret, Solo, yang berbicara mengenai perjalanan pendidikannya dan bagaimana berkontribusi di sektor pendidikan.

Selain itu, SDG Mover UNDP Indonesia yang juga merupakan public figure, Chelsea Islan, juga turut hadir dengan materi bagaimana membangun aksi yang berdampak dan berkelanjutan, serta komunikasi yang dapat mempengaruhi banyak pihak untuk melakukan hal yang positif.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru