Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Maret 2026

2 Bulan Gaji Belum Dibayar, Puluhan Karyawan PT PT MAL Mogok Kerja

Pratama Tamba: Gaji akan Dibayar
Rickson Pardosi - Senin, 05 Agustus 2024 20:32 WIB
1.036 view
2 Bulan Gaji Belum Dibayar, Puluhan Karyawan PT PT MAL Mogok Kerja
Ist/SNN
PT Maja Agung Latexindo di Jalan Utama Desa Pujimulyo Sunggal Deliserdang
Medan (harianSIB.com)
Puluhan karyawan PT Maja Agung Latexindo (PT MAL) di Desa Pujimulyo Sunggal Deliserdang, melakukan aksi mogok kerja, Senin (5/8/2024).

Aksi para karyawan itu, dikarenakan gaji mereka selama 2 bulan belum juga dibayar. Aksi mogok kerja selama 3 hari itu akan berlangsung hingga, Selasa (6/8/2024).

"Aksi mogok kerja puluhan karyawan ini, akibat gaji selama 2 bulan belum dibayar pihak perusahaan.Kami berharap gaji kami sejak Juni hingga sekarang, agar segera dibayar," kata Hendri Ketua 1 Serikat Buruh Bersatu Indonesia (SBBI) Deliserdang didampingi Franki wakil Ketua 1 di depan perusahaan PT MAL, Senin (5/8/2024).

Hendri yang juga karyawan tersebut dan mewakili puluhan karyawan lainnya, menyayangkan pihak perusahaan menunda-nunda pembayaran gaji mereka hingga dua bulan, sementara para karyawan selama ini tetap bekerja dan produksi juga tetap jalan.

"Saat kami tanya kenapa gaji belum dibayar, alasan pihak perusahaan uang tidak ada, sementara karyawan selama ini tetap kerja dan produksi juga tetap jalan," kata seorang pekerja wanita yang ikut mogok kerja.

Disebutkan Hendri, lebih kurang 80 orang karyawan belum menerima gaji, sementara mereka sangat membutuhkan gaji tersebut untuk kebutuhan rumahtangga dan kebutuhan lainnya.

Sementara itu, Pratama Tamba didampingi Sukartono, selaku Staf Humas PT MAL yang dikonfirmasi, Senin (5/8/2024) mengatakan, bahwa pembayaran gaji para karyawan masih dalam proses.Dan sesuai kesepakatan pihak perusahaan dengan karyawan, gaji para karyawan akan dibayar pada 13 Agustus 2024 secara bertahap.

"Kita minta para karyawan bersabar dan pasti kita bayar," kata Pratama Tamba.

Disebutkannya, keterlambatan pembayaran gaji karyawan itu, akibat situasi market yang tidak stabil dan kondisi perusahaan lagi sepi. Dia meminta kepada para karyawan yang mogok kerja agar menghentikan aksinya dan diimbau kembali bekerja seperti biasanya, agar produksi semakin meningkat dan normal kembali.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru