Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Peringati HUT ke 96, RS Pirngadi Komit Buat Warga Nyaman Berobat

Leo Bastari Bukit - Sabtu, 10 Agustus 2024 21:17 WIB
563 view
Peringati HUT ke 96, RS Pirngadi Komit Buat Warga Nyaman Berobat
(Foto Dok/Tim Forwakes Sumut)
FOTO BERSAMA: Plh Kepala Dinas Kesehatan Medan Edi Subroto foto bersama dengan Dewan Pengawas RSUD Dr Pirngadi Medan Destanul Aulia dan Direktur RSUD H Bachtiar Djafar dr Irliyan Saputra SpOG pada puncak HUT ke-96 RSUD Dr Pirngadi Medan, Sabtu (10/8/2024)
Medan (harianSIB.com)

Memperingati HUT ke-96, Sabtu (10/8/2024), RSUD Dr Pirngadi Medan berkomitmen untuk terus berbenah demi kesejahteraan pegawai dan pelayanan yang lebih baik.

Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan dr Suhartono menekankan kesejahteraan pegawai adalah kunci utama dalam menjaga semangat juang dan dedikasi mereka. "Di usia ke-96 ini, kita harus memastikan bahwa kesejahteraan seluruh pegawai terjaga. Jika kita sejahtera, barulah kita siap bersaing dengan rumah sakit lain," katanya.

Berbagai langkah telah dilakukan untuk memperbaiki sistem internal, meskipun masih ada beberapa hal yang harus dibenahi. "Kita sudah mulai membenahi berbagai aspek internal, meskipun belum semuanya selesai. Kami yakin bahwa dengan pembenahan ini, kita akan lebih siap untuk melayani masyarakat dengan lebih baik," tambahnya.

Dalam momen spesial ini, manajemen menyoroti pentingnya mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada RS Pirngadi. "Selama ini, ada citra yang kurang baik tentang rumah sakit kita. Di HUT ke-96 ini, kita berkomitmen untuk mengubah persepsi tersebut dan memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman berobat di sini," tegasnya.

Ia menyadari tantangan besar dalam mengelola rumah sakit yang sudah memiliki sejarah panjang, terutama dalam menghadapi aturan-aturan pemerintah yang terkadang membatasi fleksibilitas. "Kami harus memastikan bahwa setiap pegawai, khususnya yang sudah lama berkarir di sini, merasa dihargai dan sejahtera. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan kinerja dan loyalitas mereka," ungkapnya.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Medan Edi Subroto menekankan pentingnya pembenahan dan inovasi yang berkelanjutan dalam pelayanan rumah sakit. Menurutnya, RS Pirngadi perlu terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


"Kami mendapatkan masukan yang positif tentang perkembangan rumah sakit ini. Fokus utama kami adalah memastikan bahwa pelayanan di RS Pirngadi terus mengalami perbaikan, terutama dalam sistem yang langsung terkait dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap inovasi yang dilakukan bisa meningkatkan angka BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit, sehingga pelayanan kesehatan di sini semakin baik dan bisa diandalkan," ujarnya.

Sementara, Dewan Pengawas RSUD Dr Pirngadi Medan Destanul Aulia menekankan betapa pentingnya perhatian dari seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung dan mengembangkan rumah sakit ini.

"Dengan usia yang sudah mencapai 96 tahun, RS Pirngadi telah memberikan banyak kontribusi besar bagi masyarakat. Rumah sakit ini tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga telah melahirkan banyak tenaga medis yang berkualitas dan berpengalaman," ujar Destanul.

Menurutnya, semua stakeholder, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, harus memberikan perhatian yang lebih kepada RS Pirngadi. "Jangan hanya rumah sakit yang memberikan perhatian kepada stakeholder, tetapi semua pihak juga harus mendukung keberlangsungan dan kemajuan rumah sakit ini. Potensi sumber daya manusia yang ada di sini sangat besar, dan dengan motivasi yang tepat, kita bisa terus melakukan inovasi-inovasi yang dibutuhkan," tambahnya.

Destanul juga mengingatkan pentingnya regenerasi dan transfer pengetahuan di rumah sakit ini. "Dengan usia yang sudah matang, penting untuk terus melakukan regenerasi. SDM muda harus dibimbing oleh yang lebih senior, sehingga inovasi dan pengetahuan bisa terus berkembang. Ini adalah kunci agar rumah sakit ini tetap relevan dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman," jelasnya.

Destanul menyoroti tantangan yang dihadapi RS Pirngadi, terutama dalam menghadapi persaingan dengan rumah sakit swasta yang semakin tumbuh pesat. Destanul mengakui bahwa adaptasi terhadap perubahan merupakan tantangan besar bagi rumah sakit yang sudah lama berdiri.

"Perubahan pola penyakit, sistem pembayaran, dan perkembangan teknologi memerlukan kelincahan dan kecepatan dalam merespons. Meskipun RS Pirngadi memiliki sejarah panjang, kita harus memastikan bahwa adaptasi dan inovasi tetap berjalan, agar rumah sakit ini tetap mampu memberikan pelayanan terbaik," tutupnya. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru