Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

BBPOM Medan Bangun Budaya Keamanan Pangan Desa di Silahisabungan II Dairi

Piktor M Sinaga - Rabu, 28 Agustus 2024 18:09 WIB
499 view
BBPOM Medan Bangun Budaya Keamanan Pangan Desa di Silahisabungan II Dairi
Foto: SNN/dok BBPOM
Kepala BBPOM Medan Drs Martin Suhendri Apt MFarm foto bersama dengan peserta "Sosialisasi Keamanan Pangan Bagi Komunitas Desa Program Desa Pangan Aman" di Desa Silalahi II Kecamatan Silahisabungan Dairi , Selasa (27/8/2024).
Medan (harianSIB.com)
BBPOM di Medan berupaya membangun budaya keamanan pangan bagi masyarakat di desa melalui "Sosialisasi Keamanan Pangan Bagi Komunitas Desa Tahun 2024". "Sosialisasi Keamanan Pangan Bagi Komunitas Desa Program Desa Pangan Aman" di Desa Silalahi II Kecamatan Silahisabungan Dairi dengan melibatkan 15 kader keamanan pangan desa , Selasa (27/8/2024).

Demikian disampaikan Ketua Tim Infokom Yanti Agustini SSi,Apt MKes kepada Jurnalis SSN secara tertulis, Rabu (28/8/2024) di Medan.

Pembukaan kegiatan sosialisasi keamanan pangan bagi komunitas desa itu oleh Kepala BBPOM di Medan Drs Martin Suhendri Apt,MFarm juga di hadiri kepala desa, Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) yang sudah dilatih sebelumnya oleh BBPOM di Medan, petugas puskesmas dan Dinas Kesehatan kabupaten setempat.

Peserta bimtek komunitas sebanyak 60 orang dari tiap kelurahan, berasal dari komunitas ibu, remaja, ritel, sekolah, pelaku usaha pangan siap saji dan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Pelaksanaan bimtek komunitas untuk IRTP dan pelaku usaha siap saji disinergikan dengan "Penyuluhan Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kabupaten" setempat sehingga peserta akan mendapatkan sertifikat penyuluhan keamanan pangan, jelas Yanti.

Pelaksanaan "Program Desa Pangan Aman" disinergikan dengan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal dan pelaku usaha pangan siap saji dan dapur rumah tangga yang menyiapkan makanan tambahan.

Berbagai materi keamanan pangan disampaikan pada bimtek komunitas, antara lain materi keamanan pangan, 5 kunci keamanan pangan untuk keluarga/ritel/sekolah, gizi seimbang serta aplikasi bpom mobile. Dilaksanakan juga pengamatan/observasi praktek keamanan pangan dan pendampingan pada 60 komunitas.

Melalui kegiatan sosialisasi ini komunitas ini diharapkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan pangan dan kemampuan masyarakat untuk melakukan praktik keamanan pangan semakin meningkat, dan terbangun "Budaya Keamanan Pangan" di tingkat komunitas masyarakat.(*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru