Wanita Asal NTT Ditemukan Tewas Tergantung di Medan Sunggal
Medan(harianSIB.com)Seorang wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Kresentia Hoess (21), ditemukan tewas tergantung di lantai 3 sebuah rumah
Partai baju merah ini hattrick (tiga kali berturut-turut) pemenang di Kota Medan pasca pemilu tahun 2009 menggunakan sistem siapa suara terbanyak dia yang meraih. Sebelumnya lewat proporsional tertutup atau nomor urut. Pemilu 2009 ini Demokrat pemenangnya dengan perolehan 16 kursi, ketua DPRD Denni Ilham Panggabean dan digantikan kepada Amiruddin.
Wakil Ketua DPRD waktu itu adalah Ikrimah Hamidy dari PKS, August Napitupulu PDIP dan Sabar Syamsurya Sitepu dari Golkar. Kemudian Pemilu 2014, PDIP Medan "tancap gas", meraih kemenangan meraih 9 kursi, Ketua DPC PDIP waktu itu Henry Jhon Hutagalung ditunjuk DPP jadi Ketua DPRD. Kemudian Pileg 2019 PDIP menang lagi dengan 10 kursi, Ketua DPC Huang Kien Lim alias Hasyim jadi Ketua DPRD sekaligus menggoreskan namanya di tinta emas etnis Tionghoa pertama jadi Ketua DPRD Medan.
Wong Chun Sen (Foto: SNN/Dok)Banyak yang terkejut ternyata lewat DPP PDIP Nomor 7054/INDPP/X/2024 ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto memutuskan Wong Chun Sen sebagai pimpinan DPRD Kota Medan periode 2024-2029.
Padahal, politisi Dapil Medan 3 ini sebelum masuk ke PDIP adalah kader PKPI tapi di periodenya ketiga di kursi dewan Wong Chun Sen dipercaya memegang tampuk kepemimpinan di DPRD Medan. Dengan keputusan tersebut, dua kali PDIP mempercayakan Ketua DPRD Medan kepada etnis Tionghoa, dari Huang Kien Lim kepada Wong Chun Sen. Putusan DPP tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra di internal, ada mendukung ada menyangkan putusan DPP.
Awalnya, DPD PDIP Sumut menunjuk Wong Chun Sen menjadi Ketua DPRD Medan sementara. Para kader beranggapan itu soal biasa, karena belum definitif. Berdasarkan peraturan partai Surat DPP Nomor 6581 yang diprioritaskan jadi pimpinan DPRD adalah ketua, sekretaris dan bendahara. Tapi yang cukup mengherankan DPP justru mengeluarkan SK kepada Wong Chun Sen menjadi Ketua DPRD Medan.
Protes kader PDIP terjadi lewat aksi unjuk rasa di Tiara Convention Center, Sabtu (26/10). Waktu itu DPC PDIP mengadakan Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Medan yang dihadiri unsur DPP Yasonna H Laoly dan Adian Napitupulu.
Aksi dipimpin Wakil Ketua DPC PDIP Medan Parlindungan Sinaga, dia bersama kader lainnya melakukan aksi agar didengar pihak DPP yang hadir dalam Rakercabsus tersebut. Massa meminta DPP menegakkan Surat DPP Nomor 6581 yang diprioritaskan jadi pimpinan DPRD adalah ketua, sekretaris dan bendahara.
Menurut Parlindungan Sinaga, ada kader yang sudah puluhan tahun berjuang membesarkan partai. Selain berada distruktur partai sebagai sekretaris, sampai sekarang dan masih duduk jadi anggota DPRD Medan sampai tiga periode.
"Tapi DPP tidak lagi mempertimbangkan surat Nomor 6581 dan lebih memilih Wong Chun Sen sebagai pimpinan DPRD Medan," ungkap Parlindungan.
Bendahara DPC PDIP Medan Boydo HK Panjaitan mengatakan, keputusan Megawati Soekarnoputri sudah mutlak dan harus didukung. Menurut dia, ketua umum sangat berpihak kepada kelompok minoritas yang berkualitas dan berprestasi. Keputusan DPP kepada Wong Chun Sen karena politisi PDIP asal Dapil Medan 3 ini juga sosok berkualitas dan berprestasi.
"Wong Chun Sen sudah 3 periode menjadi anggota DPRD Medan, di periode ketiga ini, dia meraih suara yang cukup besar. Selama menjadi anggota DPRD Medan sudah banyak berbuat terbaik kepada masyarakat," kata Boydo.
Selain itu, kata Boydo, setelah menjadi Ketua DPRD Medan, sebagai lambang keberpihakan kepada kaum minoritas, maka Wong juga harus berpihak kepada kelompok minoritas. Sebagai ketua dewan Wong diminta turun ke lapangan mendengar aspirasi masyrakat.
"Kemudian Wong harus berani dan berani memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut ke Pemko Medan," tegasnya.(*)
Medan(harianSIB.com)Seorang wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Kresentia Hoess (21), ditemukan tewas tergantung di lantai 3 sebuah rumah
Medan(harianSIB.com)Dua oknum Kepala Lingkungan (Kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, terseret kasus peredaran nar
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar diskusi bersama tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan pedag
Sibolga(harianSIB.com)Korban keracunan makanan mie tek tek di Kota Sibolga, Natsir Nasution (31), warga Jalan Sisingamangaraja Gang Prima Ae
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyerahkan kembali sejumlah aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan menemukan dua sampel takjil mengandung formalin dari hasil pengawasa
Simalungun(harianSIB.com)Seorang nenek tanpa identitas ditemukan di wilayah Kabupaten Simalungun. Kepolisian Sektor (Polsek) Tanahjawa kini
Medan(harianSIB.com)Warga Jalan Menteng VII Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempu
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu menangkap 2 terduga pengedar sabu di Dusun Siluman
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Sarulla Operations Ltd. (SOL) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dalam
Medan(harianSIB.com)Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Sumatera Utara terus diperkuat. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Suma
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Pomparan Raja Toga Sitompul boru bere yang ada di Bonapasogit Tapanuli Utara melakukan gotong royong pembersiha