Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Ijeck Kembali Pimpin PMI Kota Medan 2024-2029

Leo Bastari Bukit - Rabu, 27 November 2024 18:04 WIB
78 view
Ijeck Kembali Pimpin PMI Kota Medan 2024-2029
Foto Dok/PMI Medan)
H Musa Rajekshah SSos MHum menerima pataka usai kembali memimpin PMI Kota Medan untuk periode 2024-2029 usai dilantik di Hotel Adimulia Medan, Selasa (26/11/2024).
Medan (harianSIB.com)
H Musa Rajekshah SSos MHum (Ijeck) kembali memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan untuk periode ketiganya pada 2024-2029 usai dilantik di Hotel Adimulia Medan, Selasa (26/11/2024). Anggota Komisi V DPR RI ini siap melanjutkan berbagai program yang belum tuntas di periode sebelumnya.

"Alhamdulillah PMI Medan sudah berjalan dengan baik. Kami sebelumnya sudah membangun gedung baru Unit Donor Darah (UDD), unit ambulans, dan mobil jenazah layanan gratis untuk masyarakat.Kami sudah bagikan ambulan ke pengurus kecamatan," kata Ijeck.

Ia mengakui sejak awal menargetkan 21 kecamatan di Kota Medan punya unit mobil ambulans gratis. Namun diakuinya ada beberapa kendala. "Faktanya tidak semua pengurus kecamatan siap. Tempat parkir saja tidak punya. Kalau boleh kantor kecamatan boleh parkir. Kehadiran kita membantu masyarakat dengan layanan gratis. Biaya-biaya tetap dari kami yang membantu," bebernya.

Selain itu pihaknya terus meningkatkan kualitas laboratorium donor darah PMI Medan. Apalagi perkembangan di dunia kesehatan cukup pesat. "Laboratorium UDD memerlukan perawatan kesehatan. Alhamdulillah selalu dibantu Pemko Medan dalam bentuk hibah. Kami ingin juga meluaskan lagi laboratorium UDD. Fisik bangunan kita lebarkan. Lahan yang ada saat ini. ke depan walikota yang baru bisa memberikan pinjaman atau hibah tanah, supaya unit donor darah, ambulans dapat tempat yang lebih baik," kata Ijeck.

Pada kesempatan itu Ijeck juga mengatakan saat ini kondisi kantong darah selalu surplus. Menurutnya ini atas kerja keras pengurus termasuk kecamatan. "Kami berterima kasih satuan-satuan selalu menggelar kegiatan donor darah. Sosialisasi ke masyarakat bahwa donor darah baik untuk kesehatan bagi pendonor, juga manfaat baik dunia maupun akhirat," katanya.

Ijeck mengatakan saat ini PMI Medan juga sedang menjalankan program climate change. Selain Kota Medan, program ini juga digelar PMI Surabaya. "Pogram ini didukung Palang Merah Amerika. Mensosialisasikan dan memfasilitasi kapasitas dampak panas ekstrem. Kami PMI Medan di UDD sedang akreditasi kementerian kesehatan. Insya Allah bisa penilaian dengan baik dan bisa lulus," ujarnya.



Pelantikan dimeriahkan dengan penyerahan penghargaan kepada 4 warga Kota Medan yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali. PMI Medan juga menyerahkan satu unit ambulans ke Medan Helvetia serta melakukan penandatanganan MoU dengan PT Potensi Utama.

Sementara Ketua PMI Sumut Rahmat Shah mengatakan mengurus PMI berbeda dengan organisasi lainya. Dituntut pengorbanan, kebersamaan dan keikhlasan. "Beri kebaikan di manapun kita berada. Jangan lakukan sesuatu yang kita tidak mau orang lain lakukan ke kita, yang sudah baik teruskan, yang belum kita selesaikan. Kami melihat PMI Medan ini sudah melakukan banyak hal. Dulu waktu awal kita sempat kekurangan kantong darah, tapi sejak PMI Medan dipegang Ijeck darah kita jarang di bawah 1.000 kantong. Ini berkat kerja keras PMI kabupaten/kota," kata Rahmat Shah.

Selain itu mantan anggota DPD RI ini mengatakan para relawan PMI juga selalu tanggap bencana. Termasuk turun di beberapa bencana yang belakangan terjadi. "Kita tidak mengharapkan bencana, tapi kita harus siap saat bencana ikhtiar membantu masyarakat. Saat ini di Karo kita di sana, relawan, pengurus kita lengkap. Berbagai bantuan medis, tenda. Tak perlu diminta, setiap bencana kita hadir karena bekerja ikhlas bersama-sama. Kami sudah hadir di Tanah Karo, Madina, dan lokasi lain bencana," kata Rahmat.

Sementara mewakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Meda, Sofyan mengatakan PMI menjadi garda terdepan bantuan dalam keadaan darurat dan kondisional bencana. Bencana alam dan manusia.

"Kebutuhan ribuan kantong darah per bulan. PMI Medan dapat memenuhi kebutuhan darah. Pemko mendukung program PMI Medan. Pengadaan fasilitas pendukung yang setiap tahunnya tetap kita lakukan dengan mekanisme hibah," pungkasnya. (*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru