Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 27 September 2026

Aripay Tambunan Desak BWSS II Segera Bangun Bronjong di Sei Silau dan Sei Asahan Terancam Jebol

Firdaus Peranginangin - Minggu, 08 Desember 2024 22:20 WIB
125 view
Aripay Tambunan Desak BWSS II Segera Bangun Bronjong di Sei Silau dan Sei Asahan Terancam Jebol
Foto SNN/Firdaus
Dr Aripay Tambunan.
Medan (harianSIB.com)
Anggota DPRD Sumut Dapil V Kabupaten Batubara, Asahan dan Kota Tanjungbalai Dr Aripay Tambunan mendesak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II segera membangun bronjong penahan air Sei Silau Tua dan Sei Asahan, Kabupaten Asahan, karena kondisi tanggul yang ada sudah sangat memprihatinkan dan terancam jebol, sangat membahayakan, jika debit air sungai meningkat.

"Masyarakat saat ini sangat kuatir akan jebolnya kedua tanggul tersebut, karena dua desa (Desa Ofa Padang Mahondang dan Desa Padang Mahondang) sekitar akan terendam banjir. Begitu juga Desa Suka Makmur yang ada di Sei Silau Tua, juga bisa terendam banjir," ujar Aripay Tambunan kepada wartawan, (8/12/2024) melalui telepon di Medan.

Selain itu, lahan pertanian dan persawahan masyarakat, tandas politisi Partai Gerindra ini, juga dipastikan akan terendam banjir, sehingga pihak BWSS II hendaknya bergerak cepat membangun bronjong penahan banjir untuk melindungi masyarakat dari kepungan banjir.

Penegasan itu disampaikan Aripay seusai melakukan peninjauan pada masa kegiatan reses yang dihadiri perwakilan BWSS II yang saat itu langsung mengukur bronjong yang akan dibangun.

Menurut Aripay, selain mendesak BWSS II membangun kembali tanggul maupun bronjong penahan air yang terancam jebol, masyarakat di kedua daerah tersebut juga meminta membangun saluran irigasi untuk lahan pertanian persawahan, karena area lahan persawahan yang ada di daerah itu bergantung pada air sungai.

"Bila debit air sungai ini penuh, maka saluran pengairan area persawahan akan mendapatkan air. Jika saat musim kemarau, masyarakat petani akan sulit untuk mendapatkan air untuk mengairi lahan mereka," terang Aripay.

Ditambahkannya, masyarakat juga mendesak pemerintah untuk segera membangun ataupun memperbaiki infrastruktur jalan yang saat ini kondisinya babak belur, karena sangat menyulitkan warga untuk melakukan aktifitas sehari-hari, terutama mengangkut hasil pertanian yang akan dijual ke daerah kota maupun ke daerah lain.

Menurut Aripay, aspirasi masyarakat ini segera disampaikannya ke instansi terkait, karena Asahan merupakan salah satu kawasan lambung pangan di Sumut, untuk menyukseskan gebrakan Presiden Prabowo yang tengah gencar-gencarnya meningkatkan dan memajukan program ketahanan pangan di Indonesia.

"Tidak ada kata untuk menunda bagi pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota melakukan perbaikan maupun pembangunan infrastruktur di daerah kawasan lumbung pangan. Melalui sidang paripurna nanti, saya akan sampaikan keluhan masyarakat ini kepada Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni agar bisa segera merealisasilkan pembangunannya," ujar Aripay.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru