Hadiri Pameran KRIYANUSA, Rismawaty Sitorus Dorong Produk Tapteng Berdaya Saing Global
Jakarta(harianSIB.com)Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rismawaty Sitorus, menghadiri
"Gedung Nasional yang berdiri pada tahun 1935 dan merupakan saksi sejarah serta tempat bertemunya berbagai organisasi masyarakat dan beragam tokoh lokal mendiskusikan perkembangan bangsa itu, kini telah dikuasai beberapa kelompok masyarakat," tandas Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Jumat (10/1/2025) melalui telepon di Medan.
Begitu juga kondisi sebagian bangunan saat ini cukup memperihatinkan, bangunan terlihat rusak dan kotor, pintu utama gedung sudah raib, jendela gedung terlihat pecah dan cat bangunan pun terlihat usang. Ada juga sebagian bangunan sudah disekat-sekat dan dikuasai oknum tertentu.
Atas dasar itu, Bendahara DPW PKB Sumut ini berharap kepada Pemprov Sumut dan Pemko Medan segera mengambil langkah-langkah perbaikan dan penyelamatan aset, sebab gedung itu merupakan peninggalan sejarah perjuangan, dan benda-benda yang sangat berharga bagi masyarakat.
Berdasarkan pengaduan masyarakat ke lembaga legislatif, tambah Zeira, Gedung Nasional yang berdekatan dengan Tugu Apolo ini telah dikuasai orang-orang pendatang, bahkan di dalam gedung sudah diberi sekat-sekat pembatas kamar layaknya penginapan.
"Bisa saja arsip-arsip, gambar pahlawan dan perabotan-perabotan selayaknya sebuah Gedung Nasional peninggalan zaman Belanda, termasuk mesin ketik tua sudah raib, sehingga perlu segera diteliti keberadaanya, agar tidak punah dikuasai oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab," tegas Zeira.
Seharusnya, tambah Zeira, Gedung Nasional itu jadi heritage (warisan) oleh Pemko Medan, sekaligus menjadi gedung sejarah yang bisa dikembangkan menjadi obyek wisata seperti di Yogya, Surabaya dan Jakarta, yang menjadikannya sebagai aset daerah dan tetap mendapat perhatian dari pemerintah.
Zeira merasa heran, mengapa gedung nasional di Medan terkesan dibiarkan hingga kondisinya memprihatinkan. Padahal gedung itu dulunya tempat perjuangan para tokoh, dan pimpinan organisasi tahun 1935 untuk merumuskan perjuangan melawan penjajah yang saat itu dikuasai Belanda.
Berkaitan dengan itu, Zeira berharap kepada Pemko Medan dan Pemprov Sumut bisa bersinergi untuk mencari upaya dan solusi, agar Gedung Nasional dapat dipertahankan menjadi aset daerah atau nasional dan jangan dibiarkan hancur akibat ketidakseriusan memelihara aset bersejarah.(*).
Jakarta(harianSIB.com)Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rismawaty Sitorus, menghadiri
Pematangsiantar(harianSIB.com)Polsek Siantar Selatan bergerak cepat menindaklanjuti video viral dugaan bullying terhadap siswi SMP Negeri 12
Pematangsiantar(harianSIB.com)Sat Reskrim Polres Pematangsiantar mengamankan dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Stadion Sangn
Kutacane(harianSIB.com)Banjir kembali melanda Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah terseb
Banten(harianSIB.com)Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, yang sempat digeruduk warga, ki
Jakarta(harianSIB.com)Kepengurusan Forum Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (FS GMKI) Medan seJabodetabek secara resmi berganti. Ne
Medan(harianSIB.com)Bazar kuliner gang viral di Jakarta kini ada di Medan, tepatnya di Outdoor Lobby Utama Ground Floor (GF), Cambri
Rantauprapat(harianSIB.com)Kodim 0209/Labuhanbatu menggelar Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI di Joglo Makodim 0209/LB, Jalan Abdul A
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan menggerebek sebuah tempat spa di kawasan Kecamatan Medan Helvetia yang diduga menjadi lokas
Sergai(harianSIB.com)Polsek Dolokmasihul, Polres Serdangbedagai (Sergai), bergerak cepat menindaklanjuti informasi dugaan pungutan liar (pun
Rantauprapat(harianSIB.com)Ruas Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, kembali dijadikan anakanak muda sebagai arena
Nias(harianSIB.com)Empat marga keturunan HO, yakni Waruwu, Halawa, Gulo, dan Ndraha, menyatukan persepsi untuk memperkuat pelestarian dan pe