Bupati Humbahas Hadiri Penutupan Sinode dan Pelantikan Ephorus HKI
Humbahas (harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan P. Nababan SH MH bersama Ketua TP PKK Humbahas, Ny. Erma Oloan P. Na
Hal itu dikatakannya kepada Jurnalis SIB News Network (SNN), Minggu (2/2/2025), menanggapi telah diterapkannya kerja 4 hari dalam satu minggu di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai uji coba.
Dikatakannya, usulan pemerintah di tengah tantangan sosial dan ekonomi seperti sekarang soal kebijakan kerja empat hari dalam seminggu untuk BUMN masih perlu pertimbangan dan kajian matang.
Di satu sisi, katanya, banyak yang melihat ini sebagai langkah progresif yang dapat meningkatkan kesejahteraan pegawai dan efisiensi kerja. Namun, di sisi lain, ada suara yang mempertanyakan kesesuaian kebijakan ini dengan realitas negara yang masih bergulat dengan tingkat kemiskinan tinggi dan pengangguran yang mencapai 8,8 juta orang pada tahun 2023.
Ketimpangan sosial-ekonomi di Indonesia, menurut Sohibul, menjadi perhatian serius. Meskipun pertumbuhan ekonomi melaju, banyak masyarakat yang masih terpinggirkan, dengan angka kemiskinan mencapai 9,54% pada tahun 2022.
"Kebijakan pengurangan jam kerja di BUMN tampaknya lebih menguntungkan segelintir orang, berpotensi memperburuk jurang pemisah antara sektor publik dan sektor lain yang lebih membutuhkan perhatian," sebut Sohibul.
Dalam konteks ini, lanjutnya, muncul pertanyaan mendasar. Bagaimana dengan kewajiban negara untuk melindungi hak pekerjaan bagi seluruh rakyat?
"Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Kebijakan yang memberi hak istimewa kepada pegawai BUMN, sementara banyak orang lain menghadapi kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, dapat dilihat sebagai bentuk ketidakadilan," sebut Sohibul.
Pemerintah, menurutnya, sering kali menargetkan pengurangan angka pengangguran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi pendekatan ini tidak cukup untuk mengatasi masalah yang lebih mendalam.
"Pengangguran bukan hanya angka. Itu adalah gambaran dari sistem ekonomi yang belum mampu menciptakan cukup lapangan kerja. Menargetkan angka pengangguran tanpa mempertimbangkan kualitas pekerjaan dan akses yang merata hanya akan memperburuk ketimpangan," tegas Sohibul.
Pekerjaan bukan hanya kebutuhan ekonomi, tetapi juga hak yang melekat pada martabat setiap individu. Namun, banyak sektor, terutama yang informal, masih mengalami tantangan serius dalam perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Sementara itu, pegawai BUMN sering kali menikmati hak yang tidak tersedia bagi pekerja di sektor lain.
Untuk itu, menurut Sohibul, pemerintah disarankan untuk merombak Kementerian Tenaga Kerja menjadi Kementerian Pengadaan Pekerjaan. Dengan fokus baru ini, kementerian dapat lebih aktif menciptakan lapangan kerja yang adil dan merata, serta menghilangkan diskriminasi dalam rekrutmen.
Di luar negeri, lanjut Sohibul, negara-negara seperti Islandia, Jepang dan Selandia Baru, telah berhasil menerapkan kebijakan kerja empat hari dengan hasil positif. Namun, perbandingan ini menunjukkan adanya perbedaan besar dalam tingkat kemakmuran rakyat.
Pendapatan per kapita di Islandia jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia, yang menunjukkan bahwa kebijakan serupa mungkin tidak dapat diadopsi dengan mudah di tanah air.
"Maka kebijakan kerja empat hari yang direncanakan untuk sektor BUMN memerlukan pertimbangan yang lebih matang. Meskipun dapat memberikan keuntungan bagi pegawai BUMN, kebijakan ini berpotensi memperburuk ketimpangan sosial yang sudah ada.
"Pemerintah harus memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara untuk bekerja dan mendapatkan kehidupan yang layak. Bukan hanya segelintir kelompok yang sudah berada dalam posisi yang menguntungkan. Mengadopsi program Jaminan Pekerjaan dari negara lain bisa menjadi salah satu langkah konkret untuk menciptakan lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia," tegas Sohibul. (*)
Humbahas (harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan P. Nababan SH MH bersama Ketua TP PKK Humbahas, Ny. Erma Oloan P. Na
Pematangsiantar (harianSIB.com)Personel Polsek Siantar Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan pencurian tabung gas LPG di Jalan Batona
Simalungun (harianSIB.com)Guna mencegah terjadinya dehidrasi akibat banyaknya keringat yang keluar dari dalam tubuh akibat cuaca panas, masy
Simalungun (harianSIB.com)Masyarakat Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun harapkan pengadaan lampu penerangan jalan umum.
Aekkanopan (harianSIB.com)Truk mengangkut buah kelapa sawit bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sukaj
Medan(harianSIB.com)Perselisihan bertetangga yang diduga telah berlangsung lama berujung aksi penikaman di Jalan Asrama By Pass, Kecamatan M
Lubukpakam(harianSIB.com)Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, didampingi para Pejabat Utama Polresta Deliserdang memantau sit
Aeknatas(harianSIB.com)Seorang wanita bernama D. Siahaan (62), yang akrab disapa Opung Dika, ditemukan meninggal dunia di Sungai Aek Beringi
Kualanamu(harianSIB.com)PT Angkasa Pura Aviasi mencatat jumlah pergerakan penumpang arus balik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Kualana
Belawan(harianSIB.com)Dua kelompok remaja terlibat tawuran dengan saling lempar benda keras di kawasan Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan
Jakarta(harianSIB.com)Dandi Sitanggang (26), pemuda asal Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lolos dari jera
Batubara(harianSIB.com)Mobil Suzuki Ertiga menabrak sepeda motor Honda Vario di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Simpang Miso,