Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Marwali 21 Bersama BPRPI dan AMAN Satukan Perjuangan Hak Atas Tanah Adat di Sampali

Piktor M Sinaga - Jumat, 25 April 2025 20:56 WIB
367 view
Marwali 21 Bersama BPRPI dan AMAN Satukan Perjuangan Hak Atas Tanah Adat di Sampali
Foto: SNN/Piktor Sinaga
Ketua Marwali 21 Tiora Sinaga memberikan keterangan dalam pertemuan dengan masyarakat serta sejumlah elemen pejuang hak agraria, Jumat (25/4/2025).

Dalam butir kedua pernyataan sikapnya, Tiora menjelaskan, perjuangan yang diusung oleh Marwali 21 akan dilakukan secara menyeluruh melalui dua pendekatan utama, yakni litigasi (jalur hukum) dan non-litigasi, termasuk melalui pendekatan politik.

"Perjuangan kami tidak hanya soal pengurusan surat atau dokumen legalitas tanah, tapi juga menyasar jalur politik. Kami siap melakukan advokasi ke legislatif, berdialog dengan eksekutif, dan jika perlu, menggandeng tokoh-tokoh politik yang memiliki keberpihakan," jelasnya.

Tiora menyebut, pendekatan politik menjadi bagian integral dari strategi organisasi dalam memastikan suara rakyat mendapat ruang dalam proses pengambilan keputusan, terutama yang menyangkut tanah yang telah dikuasai dan dimanfaatkan masyarakat sejak lama.


Pernyataan paling tegas dalam sikap Marwali 21 adalah komitmen untuk menempuh jalur reforma agraria dari inisiatif rakyat apabila seluruh upaya hukum dan politik telah ditempuh, namun tidak membuahkan hasil yang adil.

"Apabila tidak ada tanggapan dan keputusan dari pihak eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, maka kami, Marwali 21 bersama seluruh anggota, akan menempuh jalan reforma agraria inisiatif rakyat terhadap tanah yang telah kami kuasai sejak 1997," tegas Tiora, disambut tepuk tangan dari peserta pertemuan.

Langkah ini, menurutnya, bukan tindakan sepihak atau bentuk konfrontasi, tetapi bentuk ekspresi politik masyarakat yang selama puluhan tahun tak mendapatkan keadilan atas tanah yang menjadi sumber hidup mereka.


Di akhir pernyataannya, Tiora menegaskan bahwa sikap ini dibangun atas dasar kesadaran penuh dan rasa tanggung jawab terhadap perjuangan rakyat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini mendampingi dan memberikan dukungan moral maupun teknis dalam perjuangan tersebut.

"Surat pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran. Ini bukan sekadar dokumen, ini adalah suara hati. Kami akan terus maju, bersama, dengan semangat solidaritas dan keadilan," pungkasnya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru