Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Balita Hidrosefalus dari Sergai Dirujuk ke RS Khusus Mata

Robert Banjarnahor - Rabu, 14 Mei 2025 20:02 WIB
47 view
Balita Hidrosefalus dari Sergai Dirujuk ke RS Khusus Mata
(Foto:dok/Hum RS)
Dokter Spesialis mata saat memeriksa kondisi mata Ayla Azura pasien penderita hidrosefalus, di RSUD Sultan Sulaiman, Rabu (14/5/2025)
Sergai(harianSIB.com)
Harapan baru muncul bagi Ayla Azura, balita berusia lima bulan asal Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang menderita hidrosefalus dan belakangan ini mengalami gangguan penglihatan yang makin mengkhawatirkan.

Ayla dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman oleh ibunya, Liani Wulandari, dengan pendampingan dari personel Polres Sergai, Ipda Brimen Sihotang. Kedatangan mereka ke rumah sakit ini merupakan tindak lanjut dari rujukan salah satu klinik di Pegajahan yang sebelumnya memeriksa kondisi Ayla.

Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr. Syari Aldi Saragih, melalui tenaga medis dr. Fauziah Harahap kepada harianSIB.com, Rabu (14/5/2025) menyampaikan, bahwa Ayla langsung ditangani oleh dokter spesialis mata begitu tiba di rumah sakit.

"Setelah diperiksa lebih lanjut, kami memutuskan untuk merujuk pasien ke RS SMEC Medan agar mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih spesifik dan komprehensif di rumah sakit khusus mata," ujar dr. Fauziah.

Kini, perjuangan kecil Ayla berlanjut di tempat yang memiliki fasilitas lebih memadai. Harapan besar tumbuh di hati sang ibu, yang mendambakan putrinya dapat kembali menjadi tumbuh sehat.

Liani Wulandari mengungkapkan rasa terima kasih kepada RSUD Sultan Sulaiman yang sigap memberikan penanganan cepat serta kepada Polres Sergai yang telah menunjukkan kepedulian besar terhadap keluarganya dimana beberapa waktu lalu juga telah datang ke rumahnya memberikan bantuan.

"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu Ayla. Saya hanya ingin anak saya bisa melihat dengan jelas dan tumbuh seperti anak-anak lainnya," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru