Kapolres Tebingtinggi Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri dan Serahkan Bingkisan kepada Personel
Tebingtinggi(harianSIB.com)Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya SIK bersama Wakapolres Kompol Rudi Syahputra melakukan pengecekan terhad
Balai Besar Karantina Satuan Pelayanan Tanjungbalai Asahan, akan melakukan proses penyelidikan (Sidik) terhadap sejumlah hewan Belangkas yang diamankan Bea Cukai Teluk Nibung pada Kamis (29/5/2025) kemarin.
"Kita telah menerima penyerahan sejumlah komoditas hewan dari pihak Bea Cukai Teluk Nibung. Karena bukan Satwa yang dilindungi maka saat ini komoditas tersebut ditahan. Proses lebih lanjut akan dilakukan penyelidikan terkait siapa pemiliknya," kata Humas Karantina Sumut Satuan Pelayanan Tanjungbalai Asahan, Yoda, kepada Jurnalis SIB News Network (SNN), Sabtu (31/5/2025).
Dijelaskan Yoda bahwa, secara undang undang jelas perbuatan upaya penyeludupan dan tanpa dilengkapi dokumen itu salah. Sehingga Ia berharap, bagi pihak yang merasa memiliki hewan tersebut supaya mendatangi kantor karantina untuk dimintai keterangan.
"Alasan penahanan karena tidak adanya dokumen karantinanya. Bila ada pihak yang merasa memiliki, silahkan hubungi kantor karantina untuk dimintai keterangan. Dan apabila sampai tenggat waktu yang ditentukan, tidak ada yang menghubungi atau tidak ada yang mengaku sebagai pemilik nya maka komoditas tersebut akan dimusnahkan sesuai undang undang yang berlaku," ujarnya.
Langkah pertama yang akan dilakukan pihak Karantina, kata Yoda, pihaknya dalam hal ini penyidik dari Karantina akan meminta keterangan pihak kapal yang akan mengangkut hewan Belangkas tersebut dengan tujuan Malaysia.
"Karena sudah diserahterimakan, maka menjadi ranah karantina. Kita akan lakukan langkah penyelidikan. Seperti penyidik mungkin akan meminta keterangan sama pihak kapal. Hal ini mengingat bahwa hewan Belangkas itu diamankan Bea Cukai di dermaga Pelindo Teluk Nibung saat kapal masih loading barang. Persisnya saat mau dinaikkan ke kapal dari gudang penimbunan itu di Teluk Nibung," sebutnya.
Lebih lanjut, Yoda menegaskan bahwa Karantina tentunya sebagai garda terdepan menjaga sumber daya hayati di Indonesia. Dan terus berkomitmen untuk memastikan komoditas hewan ikan tumbuhan yang dilalulintaskan bebas hama penyakit tentunya dengan melapor ke pihak karantina.
Untuk efek jera, katanya, maka akan dilakukan pemusnahan terhadap komoditas sehingga pelaku kecurangan mengetahui akibat dari tidak kepatuhan atas undang undang yang berlaku.
"Edukasi sudah dilakukan melalui sosial media dan channel lain baik itu badan karantina Indonesia atau BBKHIT Sumatera Utara. Namun masih ada saja pihak atau oknum yang sengaja melanggar ketentuan undang-undang yang berlaku. Kami berharap, melalui langkah hukum yang kami lakukan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan bagi masyarakat dapat mematuhi anjuran yang telah kami sampaikan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Bea Cukai Teluk Nibung bersama Balai Besar Karantina Satuan Pelayanan
Tanjungbalai Asahan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Belangkas ke Malaysia melalui Pelabuhan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Kamis (29/5/2025).
Pengungkapan itu berdasarkan informasi yang diterima dan kemudian melakukan pemeriksaan di gudang tempat penimbunan sementara yang ada di Teluk Nibung.
Dari pemeriksaan, ditemukan 10 fiber box berisi hewan jenis Belangkas, Kupang, Siput Harimau, Daging Kerang dan Ikan Cincaro. Dengan rincian, 10 koli berisi 1519 ekor belangkas, 37,8 Kg Kupang, 17 Kg Siput Harimau, 20 Kg daging kerang dan 4 Kg ikan Cincaro.
Modus pelanggaran yang dilakukan diduga akan melakukan penyelundupan Satwa yang dilindungi melalui kapal yang memuat komoditi ekspor pada Pelabuhan Teluk Nibung.
Berdasarkan literatur, hewan belangkas telah dimanfaatkan sejak dahulu baik untuk konsumsi maupun kajian biomedis dan lingkungan. Ekstrak plasma darah belangkas digunakan untuk mendiagnosis penyakit 'meningitis' dan 'gonore' yang banyak digunakan di negara-negara Eropa, Amerika Serikat, Jepang dan Asia Barat. (**)
Tebingtinggi(harianSIB.com)Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya SIK bersama Wakapolres Kompol Rudi Syahputra melakukan pengecekan terhad
Medan(harianSIB.com)Menindaklanjuti misi sosial yang diinisiasi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol (Purn) Drs Agus An
Tapteng(harianSIB.com)Rusiakup (39), ditemukan tewas di kamarnya, di Lingkungan VI Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Teng
Rantauprapat(harianSIB.com)PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyelenggarakan program BNI Berbagi Ramadan Pembagian Paket Sembako beker
Medan(harianSIB.com)Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) SumutAceh hadiri Pentas Seni dan Open House Sekolah Kristen Kalam Kudus II
Batubara(harianSIB.com)Personel Satlantas Polres Batubara melakukan sosialisasi Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pembatasan operasional
Medan(harianSIB.com)Manajemen Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyiagakan layanan kesehatan selama masa libur nasional dan cuti bersama Hari Ray
Nias(harianSIB.com)Kapolsek Idanogawo, Ipda Dismen Harefa bersama jajarannya menggelar sosialisasi penerimaan anggota Polri Tahun 2026 kepad
Sibolga(harianSIB.com)Rumah yang dihuni oleh Risman Lase, di Jalan Sibolga Baru, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, menjadi
Medan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di wilayah Sumut selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Dugaan kasus perselingkuhan dua orang PNS di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Simalungun(harianSIB.com)Polisi meringkus pelaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur di Jalan Arjosari Huta IV, Desa Karangrejo, Kecama