Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Paskah Nasional 2026 Diusulkan Serentak se-Indonesia secara Virtual, Fukri Diminta Ajukan Anggaran ke Pemerintah

Horas Pasaribu - Senin, 09 Juni 2025 16:26 WIB
157 view
Paskah Nasional 2026 Diusulkan Serentak se-Indonesia secara Virtual, Fukri Diminta Ajukan Anggaran ke Pemerintah
Foto: Dok/Horas Pasaribu
Panitia Paskah Nasional foto bersama usai pembubaran panitia, Senin (9/6/2025) di GBI Rumah Persembahan.
Medan(harianSIB.com)

Kepanitiaan Paskah Nasional tahun 2025 ditutup lewat sebuah ibadah singkat dan syukuran makan bersama, Senin (9/6/2025), di GBI Rumah Persembahan.

Pembubaran panitia ini dihadiri Ketua Umum Panitia Pdt Sugih Sitorus, M.Min, yang juga pengurus Forum Umat Kristen Republik Indonesia (Fukri), Ketua Harian Pelaksana Landen Marbun, Sekum Pdt Jansen Lase, Sekretaris 1 Jadi Pane, unsur ketua di antaranya, Eben Ezer Sitorus, Poltak Siburian, serta lainnya.

Hadir juga pembina panitia, Dr RE Nainggolan, anggota DPR RI Yasonna H Laoly, Pdt Dr R Bambang Jonan, Pdt Robert Benediktus, JA Ferdinandus, Pdt Samuel Ghozali, Pdt Eddy Prayitno, Marnix Sahata Hutabarat, Dra Veronika Sitanggang, Ketua DPCV GAMKI Medan Boydo HK Panjaitan, serta lainnya.

Pengurus Fukri dan para pembina memuji tuan rumah Medan sukses menyelenggarakan Paskah Nasional, bahkan terbaik dari Paskah sebelumnya. Apresiasi disampaikan kepada panitia terkhusus kepada Ketua Harian Pelaksana Landen Marbun, yang begitu mencurahkan seluruh perhatiannya sehingga Paskah Nasional terasa sangat berkesan.

Pembina Panitia Dr RE Nainggolan, ada rasa suka cita luar biasa, panitia bekerja total terlebih kepada Landen Marbun sosok yang sederhana tapi orang yang menciptakan Paskah Nasional berlangsung sukses. Mantan Sekda Pemprov Sumut ini juga mengapresiasi delapan aras gereja nasional dan gereja Katolik ikut bersama-sama berperan selama rangkaian Paskah.

"Jemaat gereja kian menyadari bahwa Paskah adalah momentum yang harus diperingati setiap tahun selain Natal. Justru Paskah lebih dalam lagi maknanya. Saya berharap, Paskah nasional sungguh-sungguh menjadi gerakan nasional dan pemerintah harus memberikan perahatiannya untuk setiap pelaksanaan Paskah Nasional," kata RE Nainggolan.

Pdt Dr R Bambang Jonan mengatakan, dipilihnya Medan menjadi tuan rumah adalah terobosan baru, yaitu dengan kehadiran Fukri "menghancurkan" tembok pemisah gereja, terlebih Katolik ikut ambil bagian dalam perayaan ini secara bersama-sama. Dengan mengangkat Landen Marbun menjadi ketua harian, sejumlah anggota dewan dan Forkopimda bahkan lintas agama ikut ambil bagian dalam Paskah ini.


Melalui rangkaian Paskah napak tilas missionaris Kristen di Sumut yang dicetuskan Landen Marbun, menegaskan jejak missionaris Kristen di Sumut itu benar-benar ada yang ditandai dengan situs-situsnya. Panitia bersama Fukri menyaksikan langsung situs missionaris Munson dan Lyman di Desa Lobupining, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara, Salib Kasih tempat Nommensen pertama sekali menginjakkan kakinya di Tanah Batak, Gereja Dame tempat Nommensen pertama sekali berkhotbah dan ziarah ke makam Nommensen dan keluarganya di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba.

"Panitia berhasil melibatkan para kepala daerah yang ada jejak missionarisnya seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Nias, Karo, Simalungun dan Dairi. Paskah Nasional 2026 di Palu, kita berharap jejak missionaris juga ikut diangkat dan perayaan dilakukan serentak di seluruh provinsi di Indonesia secara virtual. Kami juga berharap Fukri menyiapkan pangajuan surat untuk anggaran Paskah Nasional kepada pemerintah pusat, agar kita tidak kesulitan dalam anggaran di setiap pelaksanaan Paskah," tegas Bambang Jonan.

Ketua yang membidangi jalan salib dan napak tilas, Eben Eben Sitorus, berterimakasih atas kesungguhan panitia menyukseskan Paskah Nasional. Anggota DPD Sumut ini merasa terharu napak tilas, jalan salib dan parade mobil hias berlangsung sukses.

"Rangkaian kegiatan inilah inti dari Paskah, napak tilas, jalan salib parade mobil hias sukses kita laksanakan, semua itu kita kerjakan dengan iman dan ketulusan hati," tuturnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru