Kombes Gidion menuturkan, program bedah rumah ini dapat dilaksanakan pada bulan yang sangat baik. Yakni dimulai bulan Juli dalam menyambut HUT ke-79 Bhayangkara dan selesai pada Agustus saat merayakan HUT ke-80 RI.
"Dilaksanakan pada bulan baik, kemudian rumah dibangun selama 45 hari bertepatan dengan memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 RI," terangnya.
Dia menambahkan, rumah ini filosofinya adalah tempat untuk tinggal, kembali, suatu tempat dan untuk menaruh kehidupan 99 persen.
"Betul yang dikatakan oleh Ibu Sania, tidak melihat baik atau buruknya, tetapi rumah ini adalah wujud bahwa kita punya tempat bernaung dan tempat bersyukur serta bersujud," katanya.
Kapolrestabes sangat berharap jika bedah rumah ini dapat membantu memberikan kehidupan yang layak bagi Ibu Sania.
"Mudah-mudahan apa yang kami lakukan berkenan bagi Ibu Sania. Serta ini jadi penyemangat buat kita melakukan yang terbaik. Sebab senyum dari masyarakat membuat capek kita hilang," tutupnya. (*)
Editor
: Wilfred Manullang