Medan(harianSIB.com)
Tiongkok meluncurkan satelit bersamaan dengan Zoomlion Tractor RN1104-1 berbasis artificial intelligence (AI) BCTN Intelligent eXecutive Interface (BIXI) untuk memaacu produkvitas hasil pertanian dan perkebuan di Indonesia. Di Tanah Air, PT Bumi Citra Traktor Nusantara (BCTN) mendapat hak pengoperasiannya.
Demikian disampaikan Direktur BCTN, David Jang, dalam Palmex Indonesia 2025 yang digelar di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Selasa (7/10/2025).
"Saat bersamaan, di Tiongkok diluncurkan satelit yang terkonvergensi dengan BIXI. Di Indonesia, meski dengan satelit Tiongkok, tetap dengan kartu SIM (Subscriber Identity Module) Indonesia," sebutnya, didampingi Product Manager BCTN, Anjar Sana Kusuma.
Menurutnya, masuknya AI ke sektor alat berat sebagai keniscayaan da dengan teknologi itu dipastikan mempermudah kerja dan mengefisiensi operasional dan para petani di era modern.
"Zoomlion Tractor RN1104-1 dan BIXI-asisten cerdas berbasis AI yang dirancang untuk mendukung pelanggan di seluruh Indonesia. Kehadiran dua inovasi ini adalah langkah konkret menuju pertanian yang lebih modern dan efisien," tegas David Jang sambil mengatakan traktor dimaksud telah terbukti menambah produktivitas pertanian jagung, perkebunan tebu dan sawit.
Ia mengatakan, Zoomlion RN1104-1 dan BIXI didesain selaras dengan upaya mempercepat transformasi pertanian Indonesia menuju era digital dan efisiensi.
"Kami percaya masa depan pertanian Indonesia bergantung pada kolaborasi antara teknologi dan sumber daya manusia. Melalui Zoomlion Tractor RN1104-1 dan BIXI, kami ingin menghadirkan solusi yang efisien, cerdas dan mudah dijangkau," simpulnya.
Menurutnya, ke depannya mencakup seluruh sektor pertanian sawah, di mana teknologi yang disiapkan mulai dari masa tanam hingga pasca panen. Semuanya akan diintegrasikan dengan sistem teknologi AI.
"Kami percaya masa depan pertanian Indonesia bergantung pada kolaborasi antara teknologi dan sumber daya manusia," tegasnya sambil menunjuk hasil nyata di Provinsi Lampung dan wilayah lain di Sumut serta Provinsi Sumut adalah provinsi ketiga yang merasakan teknologi AI di sektor pertanian dan perkebunan.
Anjar Sana Kusuma menambahkan, Zoomlion Tractor RN1104-1 dibekali mesin Yuchai 4 silinder berteknologi common-rail. Tentang BIXI dan asisten digital berbasis AI yang siap membantu pelanggan memantau unit, layanan dan kebutuhan teknis secara cepat dan praktis.
"BIXI bukan sekadar sistem chatbot. Ia adalah mitra digital kami untuk memastikan pelanggan mendapatkan pelayanan yang cepat, akurat dan terasa lebih dekat," jelasnya.
Mengenai teknisnya, lanjutnya, traktor dimaksud ditenagai mesin Yuchai 4 silinder berteknologi common-rail yang irit bahan bakar namun output daya kecepatan ganda yang andal bergaya angkat hidrolik tinggi, mendukung penggunaan alat berat tambahan.
Desain kabin ergonomis dengan opsi pendingin udara (AC), memberikan kenyamanan dan keamanan optimal bagi operator. Transmisi halus dan kontrol samping, membuat pengoperasian lebih mudah, efisien dan minim risiko.
"RN1104-1 dirancang sebagai traktor yang kuat, nyaman, dan tahan lama-ideal untuk kebutuhan agrikultur modern di Indonesia," sebutnya.
Soal AI BIXI diposisikan sebagai mitra interaktif untuk memantau unit, mengakses layanan, hingga mendapatkan dukungan teknis secara cepat dan akurat.
"BIXI bukan sekadar chatbot, tapi mitra digital yang kami hadirkan agar pelanggan merasa lebih dekat dengan BCTN. Dengan BIXI, kebutuhan informasi alat berat dan peralatan pertanian dapat diakses dengan lebih mudah dan responsif," tambahnya.
Peluncuran dihadiri oleh Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Firsal Ferial Mutyara, para pelaku industri perkebunan serta mitra bisnis BCTN.
Pengoperasian sederhana Zoomlion Tractor RN1104-1 di Booth BCTN menarik perhatian publik. Aplagi saat mencoba berinteraksi dengan AI BIXI serta mengikuti berbagai aktivitas menarik dan permainan berhadiah yang menambah semarak pameran.
Sebagai pemegang izin resmi pemasaran Zoomlion Tractor di kawasan Asia Pasifik, BCTN terus memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam menghadirkan teknologi global yang disesuaikan dengan kebutuhan agrikultur Indonesia.
"Kami selalu berupaya lebih dekat dengan pelanggan, memahami kebutuhan mereka, dan tumbuh bersama," tutup David Jang. (*)