Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Tim Gerak Cepat dari Pemprov Terjun Atasi Kasus Keracunan MBG di Toba

Redaksi - Sabtu, 18 Oktober 2025 10:55 WIB
727 view
Tim Gerak Cepat dari Pemprov Terjun Atasi Kasus Keracunan MBG di Toba
DOKUMENTASI DINKES TOBA
Sebanyak 47 siswa SMP Negeri 1 Laguboti mengalami keracunan makanan diduga akibat mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis, di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu (15/10/2025).

Menurut Faisal, kondisi para siswa saat ini dalam keadaan stabil. Sebagian besar telah diperbolehkan pulang, sementara beberapa lainnya masih menjalani perawatan dan observasi.

Pemprov Sumut juga telah menerima sampel muntahan untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Sumut, sementara sampel makanan dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Bidang Kesehatan Masyarakat juga sudah kami minta melakukan supervisi lapangan, serta berkoordinasi dengan BBPOM Medan dalam penelusuran keamanan pangan dan rantai pasok bahan makanan," tambah Faisal.

Ia menjelaskan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan untuk siswa SMPN 1 Laguboti dihentikan sementara operasionalnya hingga hasil pemeriksaan keluar.

"Makanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang sangat baik untuk mendukung gizi dan tumbuh kembang anak sekolah, namun aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa Pemprov Sumut saat ini terus mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG di Sumut.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Kapolres Tobasa yang Baru Disambut Pedang Pora dan Tortor
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
2 Karate Tobasa Ikuti Kejuaraan Dunia di Jerman
Hari Kesehatan Nasional Tingkat Tobasa Diperingati Sederhana
komentar
beritaTerbaru