Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Tim Gerak Cepat dari Pemprov Terjun Atasi Kasus Keracunan MBG di Toba

Redaksi - Sabtu, 18 Oktober 2025 10:55 WIB
729 view
Tim Gerak Cepat dari Pemprov Terjun Atasi Kasus Keracunan MBG di Toba
DOKUMENTASI DINKES TOBA
Sebanyak 47 siswa SMP Negeri 1 Laguboti mengalami keracunan makanan diduga akibat mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis, di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu (15/10/2025).

Medan(harianSIB.com)

Korban keracunan makanan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Laguboti Kabupaten Toba, Sumatera Utara, terus bertambah.

Hingga Kamis (16/10) malam, total 95 orang pelajar dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan.

Kasus keracunan massal ini terjadi pada Rabu (15/10) siang. Sekolah tersebut mendapat hidangan Makan Bergizi Gratis dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Pardomuan Nauli Laguboti.

Data Dinas Kesehatan Toba mencatat, 39 korban dirawat di Puskesmas Laguboti (35 sudah pulang, 4 masih observasi), 24 korban di RS HKBP Balige (9 pulang, 15 masih opname), dan 32 korban di RSUD Porsea (21 pulang, 11 masih opname).

Baca Juga:
Terkait keracunan MBG di Toba itu, Pemprov Sumut melalui Dinkes menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC).

"Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan telah menurunkan Tim Gerak Cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kejadian tersebut," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, di Medan, Kamis seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut Faisal, kondisi para siswa saat ini dalam keadaan stabil. Sebagian besar telah diperbolehkan pulang, sementara beberapa lainnya masih menjalani perawatan dan observasi.

Pemprov Sumut juga telah menerima sampel muntahan untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Sumut, sementara sampel makanan dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Bidang Kesehatan Masyarakat juga sudah kami minta melakukan supervisi lapangan, serta berkoordinasi dengan BBPOM Medan dalam penelusuran keamanan pangan dan rantai pasok bahan makanan," tambah Faisal.

Ia menjelaskan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan untuk siswa SMPN 1 Laguboti dihentikan sementara operasionalnya hingga hasil pemeriksaan keluar.

"Makanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang sangat baik untuk mendukung gizi dan tumbuh kembang anak sekolah, namun aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa Pemprov Sumut saat ini terus mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG di Sumut.

"Sertifikat tersebut menjadi jaminan keamanan dan kesehatan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)," paparnya.

Sementara itu, Kadinkes Toba Freddi Seventry Sibarani, SPPG terkait bertanggung jawab atas biaya perawatan korban keracunan makanan MBG tersebut.

"Untuk biaya perawatan korban menjadi tanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jika memiliki BPJS, maka akan dibiayai oleh BPJS," kata Kepala Dinas Kesehatan Toba, Freddi Seventry Sibarani.

Kasus keracunan massal ini terjadi pada Rabu (15/10) siang. Sekolah tersebut mendapat hidangan Makan Bergizi Gratis dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Pardomuan Nauli Laguboti.

"Setelah menyantap makanan tersebut, para korban mengalami mual, muntah, pusing, nyeri ulu hati hingga sesak nafas. Menu makanannya terdiri dari ikan mujair asam manis, tempe, sayur pokcoy, dan buah semangka," sebutnya.

Menurutnya sampel makanan sudah diambil untuk pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan indikasi bahwa buah semangka yang disajikan dalam menu MBG tersebut sudah dalam kondisi berlendir.

"Penanganan darurat sudah dilakukan. Tim gabungan juga menjemput sejumlah siswa yang sudah pulang tetapi menunjukkan gejala keracunan," katanya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Kapolres Tobasa yang Baru Disambut Pedang Pora dan Tortor
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
2 Karate Tobasa Ikuti Kejuaraan Dunia di Jerman
Hari Kesehatan Nasional Tingkat Tobasa Diperingati Sederhana
komentar
beritaTerbaru