Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Rico Waas Kagumi 34 Tahun Pelayanan Uskup Agung Mgr AGP Datubara OFMCap

Horas Pasaribu - Minggu, 19 Oktober 2025 20:42 WIB
994 view
Rico Waas Kagumi 34 Tahun Pelayanan Uskup Agung Mgr AGP Datubara OFMCap
Foto SIB/ Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA: Wali Kota Medan Rico Waas foto bersama Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung, OFMCap dan jajarannya, anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor, Henry Jhon Hutagalung, Modesta Marpaung dan David Roni Ganda Sinaga, ketika melayat jenaza

Medan(harianSIB.com)

Wali Kota Medan Rico Waas mengagumi pelayanan Mgr Alfred Gonti Pius Datubara, OFMCap semasa hidupnya, sudah menjadi Uskup Agung Medan sejak tahun 1975 hingga tahun 2009. Selama 34 tahun menjadi pimpinan umat Katolik se Keuskupan Agung Medan, Rico Waas membayangkan sudah banyak Wali Kota Medan terdahulu dinasehatinya.

"Dari tahun 1975, sudah banyak Wali Kota Medan yang dilewati almarhum, mungkin juga sudah banyak yang dinasehati, kecuali mungkin belum menasehati saya, karena kepemimpinan saya masih baru, belum ada setahun," kata Rico Waas penuh haru ketika melayat jenazah almarhun Uskup Agung Medan Emeritus Mgr Alfred Gonti Pius Datubara, OFM Cap, Minggu (19/10/2025) yang disemayamkan di Gereja Katedral Jalan Pemuda, Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun.

Mendengar ucapan haru Wali Kota Rico Waas, spontan Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung, OFMCap mengatakan, bahwa dia nanti akan mendoakannya. "Saya nanti yang akan menasehati Bapak Wali Kota," ucap Uskup Agung Medan Kornelius Sipayung.

Almarhum Mgr AG Pius Datubara kata wali kota telah panjang memberikan saran di dalam kehidupan umat beragama di Kota Medan. Meski kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun diyakini perbuatan baik, amal baik dan ajaran-ajaran baik akan selalu tetap tinggal pada diri orang orang mempelajarinya dengan baik.

Wali Kota meyakini, umat Katolik merasakan duka mendalam, untuk itulah dia hadir karena pemimpin hadir, tidak hanya hadir memberikan kebutuhan umat, tapi hadir memberikan doa kepada masyarakatnya yang sedang berduka. Begitu panjang perjalanan almarhum sebagai Uskup dan diyakini telah menorehkan banyak karya di dalam pejalanan hidup Kota Medan.

"Almarhum memiliki motto "Omnibus Omnia, artinya segalanya bagi semua. Sama seperti motto kita: Medan untuk semua, artinya, Pemko memahami kemajemukan yang ada di kota ini. Seluruh masyarakat dengan berbagai perbedaannya mari tetap memberikan warna saling menyayangi, saling mencintai dan menghargai.," tuturnya.

Wali Kota Medan Rico Waas hadir didampingi Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Ilyan Chandra Simbolon dan Plt Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (P2K) Wanrow Malau. Ketika hadir di Gereja Katedral Medan, wali kota disambut anggota DPRD Medan yang beragama Katolik yakni Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, Henry Jhon Hutagalung, Modesta Marpaung dan David Roni Ganda Sinaga.

Uskup Agung Mgr Kornelius Sipayung OFMCap sebagai tuan rumah menerima kehadiran wali kota, didampingi Pastor Sampang Tumanggor, Pastor Alx Silaen beserta sejumlah pastor lainnya, para suster dan hadir juga Kasie Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan Pinta Pandiangan.

Antonius Tumanggor, politisi Nasdem yang duduk di Komisi 4 dan Badan Anggaran ini sangat berterima kasih kepada Wali Kota Medan Rico Waas yang hadir bersama ribuan umat Katolik melayat almarhum Uskum Agung Medan Emeritus Mgr AG Pius Datubara. Karena dengan kehadiran wali kota bisa memberi energi baru kepada umat Katolik Kota Medan agar tetap semangat meski pemimpin rohaninya telah pergi menghadap Tuhan.

"Umat Katolik bersedih karena kehilangan pimpinan gereja yang sejati, wali kota hadir di tengah kesedihan memberi motivasi. Itu artinya, Rico Waas seorang pemimpin yang amanah, menghargai ketokohan almarhum dan merasakan duka warganya," ucapnya.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru