Cegah DBD, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Fogging
Batubara(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di seluruh area l
Medan(harianSIB.com)
Anggota Komisi D DPRD Sumut Viktor Silaen SE MM menegaskan, pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana mengendap milik Pemprov Sumut senilai Rp 3,1 triliun di bank yang sangat kontradiktif dengan penjelasan Pemprov Sumut yang mengaku hanya Rp900 miliar, hendaknya jangan menimbulkan kegaduhan di daerah ini.
"Kita tidak bisa menyalahkan dan membenarkan pihak Menkeu dan Pemprov Sumut terkait berapa sebenarnya dana yang mengendap di bank, sebab keduanya memiliki data berbeda. Menkeu mengklaim ada sebesar Rp3,1 triliun. Namun Pemprov Sumut melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengaku hanya sebesar Rp900 miliar," ujar Viktor Silaen.
Politisi Partai Golkar ini menghargai perhatian Menkeu ke Sumut terhadap efisiensi pengelolaan keuangan daerah, karena hal ini memang krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Tapi pernyataan tersebut menimbulkan kegaduhan dan terjadi pro kontra di kalangan elite pejabat dan legislatif.
Menurut anggota dewan Dapil Tapanuli ini, berdasarkan klarifikasi dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan BKAD Sumut, ternyata saldo di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemprov Sumut per tanggal 21 Oktober 2025 hanya ada sebesar Rp900 miliar, bukan sebesar Rp3,1 triliun.
Baca Juga:"Kemudian pada pukul 19.00 WIB ada penambahan saldo menjadi Rp1,005 triliun, karena ada pemasukan dari pajak dan retribusi pada saat itu. Artinya, pernyataan Menkeu sangat kontradiktif dengan fakta yang ada," ujar Viktor.
Berkaitan dengan itu, Viktor mengajak seluruh pihak, baik pemerintah pusat, Pemprov Sumut maupun anggota legislatif, untuk mengakhiri polemik menanggapi perbedaan jumlah dana yang mengendap tersebut, guna menghindari situasi kegaduhan politik di Sumut.
"Mari kita fokus kepada percepatan belanja produktif yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Mari kita terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik, bukan sebagai sumber konflik," tandas Viktor Silaen.
Menurut politisi vokal ini, pihaknya bersama rekannya di DPRD Sumut tetap berkomitmen untuk mengawasi proses data keuangan dimaksud, agar sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan kepentingan rakyat, sehingga daerah ini bisa bergerak cepat meningkatkan pembangunan.(*).
Batubara(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di seluruh area l
Tapteng(harianSIB.com)Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah bersama Polsek Sibabangun lakukan penyelidikan terkait penemuan mayat se
Tapteng(harianSIB.com)Banjir kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu
Belawan(harianSIB.com)Dua pria, TA alias Popon dan Bi, terduga pelaku penganiyaaan yang terjadi beberapa pekan lalu terhadap seorang warga d
Sibolga(harianSIB.com)Aksi premanisme bergaya teror oleh orang tak dikenal (OTK) menyasar rumah Risman Lase di Jalan Sibolga Baru, Kelurahan
Tebingtinggi(harianSIB.com)Menyambut hari Raya Idul Fitri, Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia perwakilan Tebingtinggi melakukan bakti sosial d
Belawan(harianSIB.com)Sepekan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, Kapal Motor Penumpang (KMP) Kelud asal Pelabuhan Tanjung Periok
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Program BPJS Ketenagakerjaan adalah memberikan perlindungan jaminan sosial untuk seluruh peserta agar tetap da
Tanjungbalai(harianSIB.com)Untuk memastikan kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Tanju
Jakarta(harianSIB.com)Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat peningkatan volume
Tapteng (harianSIB.com)Thomson Rivayanwar Pasaribu terpilih secara aklamasi menjadi Ketua KONI Kabupaten Tapanuli Tengah dalam Musyawarah Ol
Medan (harianSIB.com)Aksi penjambretan kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini menimpa Tuty Damai Hendriyani Hutabarat, karyawan Harian Sina