Bupati Humbahas Panen Kentang Bersama BUMDes Sipalakki Makmur
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan Paniaran Nababan melaksanakan panen kentang bersama BUMDes Sipalakki Ma
TM Pardede menyoroti persoalan utama banjir Medan yang berasal dari sistem drainase yang sudah tidak mampu menampung debit air hujan. Butuh redesain total. "Drainase kita sudah tidak mampu menampung udara. Harus ada desain ulang secara menyeluruh dan berbasis data," tegasnya sambil mengingatkan agar proyek penanganan banjir tidak dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi."Sudahilah bermain proyek dalam penanganan banjir. Kalau pekerjaan konstruksi dilakukan dengan sungguh-sungguh tanpa potongan ke sana-sini, hasilnya pasti maksimal," simpulnya. "Karena apa yang terjadi dalam pekerjaan infrastruktur di Sumut, itu ada 'sandiwara' yang sedang dipertontonkan di sidang pegadilan. Aktornya ya... itu bagian dari pemangku kepentingan," sebutnya.
Goentono menilai, penanganan banjir harus dilakukan secara komprehensif bukan persial, mencakup aspek teknis dan sosial. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas dinas, tidak hanya Dinas Pekerjaan Umum, tetapi juga Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup. "Banyak proyek drainase dilakukan di Medan tanpa alat ukur (survey) dan tanpa lantai kerja, sehingga hasil tidak presisi. Diperlukan standar teknis tunggal dan referensi desain yang sama untuk seluruh wilayah Medan. Di hulu, kita perlu memetakan hutan-hutan yang gundul. Kalau curah hujan tinggi sementara sungai tidak mampu menampung air, terjadilah banjir. Jadi, semua pihak harus ikut serta," paparnya.
Erikson Tobing membuka pengalamannya sebagai pekerja konstruksi dan tiga periode memimpin Gapeksindo Sumut. "Kunci utama penyelesaian banjir di Medan adalah kejujuran dan tanggung jawab moral dari seluruh pihak. Tak ada yang sulit kalau dikerjakan dengan hati yang jujur.
Ia menambahkan, berapa banyak desain dan pelaksanaan penanganan banjir, semua tak maksimal. "Mulai dari drainase, kanal, sampai Bendungan Lau Simeme, semua harus punya tujuan yang jelas: mengatasi banjir. Janganlah proyek penanganan banjir hanya sebagai proyek tapi tak punya niat tulus mengatasi banjir dan menjadi 'bancakan'," tegas Erikson Tobing. "Libatkan semua pihak, jangan hanya satu instansi. Kita butuh orang-orang yang kompeten agar desain penanganan banjir di Medan benar-benar tepat," tutupnya.(**)
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan Paniaran Nababan melaksanakan panen kentang bersama BUMDes Sipalakki Ma
Batubara(harianSIB.com)Tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Barubara kembali menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi reali
Gunungsitoli(harianSIB.com)Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli menahan tersangka AS, Konsultan Pengawas/Di
Medan(harianSIB.com)Pemprov Sumut melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut terus melakukan berbagai strategi untuk menekan angka pengangg
Medan(harianSIB.com)Polda Sumut beserta seluruh jajaran Polres mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Bulan Suci Ram
Lubukpakam(harianSIB.com)Polresta Deliserdang bersama jajaran menggelar patroli subuh selama bulan suci Ramadan 1447 H guna menjamin keamana
Belawan(harianSIB.com)Satsamapta Polres Pelabuhan Belawan menggelar patroli gabungan untuk mencegah kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas
Tapanuli Utara(harianSIB.com)BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Tapanuli Utara (Taput) kembali mengingatkan peserta bahwa dalam pengu
Medan (harianSIB.com)Pemerintah memperkuat stimulus ekonomi Triwulan I tahun 2026 dengan memberikan insentif tarif transportasi kereta api m
Toba (harianSIB)Bupati Toba Effendy Sintong Panangian Napitupulu melantik dan mengambil sumpah/janji 98 Pejabat Administrator, Pejabat Penga
Pematangsiantar (harianSIB.com)Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Pematangsiantar turun langsung mengukur ulang lahan dan bangunan eks rumah
Medan (harianSIB.com)Setiap tahun, sekitar 300.000 hingga 400.000 anak di dunia terdiagnosis kanker. Di Indonesia, kondisinya terbilang cuku