Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Februari 2026

PDI Perjuangan Hadir di Tengah Warga Medan Labuhan yang Dilanda Banjir

Leo Bastari Bukit - Senin, 03 November 2025 21:24 WIB
484 view
PDI Perjuangan Hadir di Tengah Warga Medan Labuhan yang Dilanda Banjir
Foto: Dok/PDIP
DPC PDI Perjuangan Medan diketuai Hasyim didampingi pengurus dan kader menyalurkan bantuan bagi warga korban banjir di Kecamatan Medan Labuhan, Senin (3/11/2025).

Medan(harianSIB.com)

DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Rapidin Simbolon kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Melalui DPC PDI Perjuangan Kota Medan yang diketuai Hasyim, partai berlambang banteng moncong putih itu menyalurkan bantuan bagi warga korban banjir di Kecamatan Medan Labuhan, Senin (3/11/2025).

Bantuan diserahkan jajaran DPC bersama Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Labuhan Rion Arios, dan sejumlah pengurus partai. Kehadiran mereka disambut penuh haru oleh warga yang terdampak banjir.

Ketua PAC Medan Labuhan Rion Arios menjelaskan, banjir terjadi akibat tidak berfungsinya drainase di wilayah tersebut. "Drainase di komplek ini sudah diserahkan ke Pemko Medan sejak 2021, namun hingga kini belum pernah diperbaiki," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut melalui Ketua DPC menegaskan, kehadiran partai di tengah rakyat merupakan panggilan ideologis yang diwariskan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Kami ingin memastikan setiap kader peka terhadap penderitaan rakyat. Karena itu, kami mendorong Pemko Medan segera memperbaiki drainase agar persoalan banjir tak terus berulang," kata Hasyim.

Menurutnya, politik bagi PDI Perjuangan bukan hanya soal kekuasaan, melainkan bagaimana kekuasaan dapat menjadi alat untuk menolong sesama.

"Ketika rakyat sedang berduka, partai tidak boleh diam. Kami hadir untuk menguatkan mereka, mengingatkan bahwa dalam setiap cobaan selalu ada tangan-tangan gotong royong yang siap membantu," tuturnya.

Hasyim menambahkan, seluruh pengurus partai di tingkat DPC, PAC, hingga ranting telah diinstruksikan untuk selalu cepat tanggap terhadap setiap peristiwa yang menimpa warga di wilayah masing-masing.

"Kehadiran kader di lapangan bukan formalitas, tapi panggilan nurani," tegasnya.

Di lokasi, suasana haru terlihat saat Hasyim menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan dapur, dan kebutuhan pokok lainnya. Warga pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.

Salah seorang warga, Kholil, mengaku terharu menerima bantuan tersebut. "Kami berterima kasih kepada Bapak Rapidin dan Pak Hasyim. Walau banjir sudah berlalu, mereka masih ingat pada kami, sehingga kami tidak merasa sendiri," ujarnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru