Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Kota Mandiri Bekala Berikan Dampak Ekonomi Besar ke Masyarakat

Donna Hutagalung - Selasa, 18 November 2025 21:49 WIB
505 view
Kota Mandiri Bekala Berikan Dampak Ekonomi Besar ke Masyarakat
Foto: harianSIB.com/Dok
Proyek pembangunan Kota Mandiri Bekala di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Deliserdang (harianSIB.com)

Kehadiran proyek pembangunan Kota Mandiri Bekala di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terbukti memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat sekitar. Sejak dimulainya pembangunan hingga memasuki akhir 2025, kawasan ini berkembang menjadi pusat penggerak aktivitas ekonomi baru.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua (PND), Rizqi Aswaransyah Pratama.

"Sejak pembangunan Kota Mandiri Bekala dimulai, aktivitas ekonomi masyarakat lokal semakin bertumbuh. Banyak peluang usaha baru yang muncul, mulai dari sektor perdagangan, jasa, hingga terbukanya lapangan kerja bagi warga sekitar," ujarnya, sebagaimana rilis yang diterima harianSIB.com, Selasa (18/11/2025).

Ia menambahkan, pengembangan kawasan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:

"Kami ingin memastikan pembangunan ini memberikan manfaat nyata. Karena itu, kami mendorong kolaborasi dengan pelaku UMKM, menyediakan ruang usaha, serta membuka akses bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai program pengembangan ekonomi," jelasnya.

Menurutnya, PND berkomitmen menjadikan Kota Mandiri Bekala sebagai kawasan inklusif dan berkelanjutan.

"Harapan kami, Kota Mandiri Bekala menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang," tutupnya.

Sementara itu, di lokasi terpisah, salah satu kontraktor yang terlibat dalam proyek Kota Mandiri Bekala, Indra Sipayung, menyebutkan bahwa kontribusi proyek terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal terlihat dari tingginya serapan tenaga kerja.

"Sekitar 70 persen pekerja yang kami gunakan berasal dari wilayah sekitar Kota Mandiri Bekala. Jumlahnya mencapai sekitar 200 orang yang bekerja setiap hari," ungkapnya saat ditemui wartawan, Senin (16/11/2025).

Indra menjelaskan, para pekerja lokal tersebut telah terlibat sejak 2021 dan terus merasakan manfaat ekonomi dari keberlanjutan pembangunan. Para buruh bangunan memperoleh upah rata-rata Rp900 ribu hingga Rp1 juta per minggu, jumlah yang dinilai cukup membantu meningkatkan penghasilan rumah tangga mereka.

Baca Juga:

Tidak hanya itu, sejumlah kontraktor yang terlibat juga berasal dari lingkungan sekitar, sehingga perputaran ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat lokal.

Indra menambahkan, dampak ekonomi juga meluas ke pedagang kecil. Kehadiran ribuan pekerja setiap hari membuka peluang baru bagi penjual makanan, minuman, hingga pedagang kebutuhan bangunan yang kini ikut menikmati meningkatnya penghasilan.

"Bukan hanya buruh bangunan yang merasakan manfaatnya, tetapi para pedagang kecil juga turut terdampak positif. Mereka kini memiliki pasar yang jelas dari kebutuhan pekerja dan aktivitas pembangunan yang terus berlangsung," ujarnya.

Seiring berkembangnya Kota Mandiri Bekala, kebutuhan hunian di wilayah tersebut turut meningkat. Indra berharap pembangunan kawasan ini dapat mendukung program pemerintah dalam penyediaan 3 juta rumah, termasuk rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

"Kami berharap Kota Mandiri Bekala terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung program nasional dalam penyediaan rumah untuk MBR. Ini menjadi bagian dari kontribusi kami terhadap kebutuhan hunian yang terus bertambah," ujarnya.

Dengan semakin majunya pembangunan Kota Mandiri Bekala, masyarakat berharap kawasan ini tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan baru, tetapi juga mampu menghadirkan peluang ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar. (*)

Baca Juga:

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemuda Ditemukan Bersimbah Darah di Pekuburan Lantasan Baru, Polisi Selidiki Motif Penganiayaan
Hadang Eksekusi, Ratusan Warga Kembali Blokir Jalan Utama Tanah Garapan Desa Helvetia
Polres Belawan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Toba 2025
Misran Sihaloho Diberhentikan Sebagai Kadisdukcapil Deliserdang
Dinkes Sumut Kerahkan Tiga Titik Layanan Medis untuk Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20
Warga Demo ke DPRD Deliserdang Tuding Suara Mesin PT Leomas Sunggal Ganggu Tidur
komentar
beritaTerbaru