Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Orasi Kebangsaan di LLDikti, FKBNI Akan Cegah Penyalahgunaan Narkoba Dengan Reklamasi

Horas Pasaribu - Minggu, 23 November 2025 19:00 WIB
678 view
Orasi Kebangsaan di LLDikti, FKBNI Akan Cegah Penyalahgunaan Narkoba Dengan Reklamasi
Foto SIB/ Horas Pasaribu
LEPAS PESERTA: Ketua DPP FKBNI Prof Jon Piter Sinaga melepas peserta gerak jalan sehat pada kegiatan menggelar orasi kebangsaan yang dirangkaikan dengan jalan sehat FKBNI, Minggu (22/11/2025) di halaman kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti )W

Medan (harianSIB.com)

Forum Komunikasi Bela Nusantara Indonesia (FKBNI) menggelar orasi kebangsaan yang dirangkaikan dengan jalan sehat bersama seribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta, Minggu (23/11/2025) di halaman kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 1 Sumatera Utara Jalan Sempurna Tanjung Sari Medan.

Ketua DPP FKBN Prof Dr Jon Piter Sinaga, MKes mengatakan, forum ini dibentuk sejak tahun 2019 untuk menangani pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan cara humanis dan forum ini sudah ada di 33 propinsi di Indonesia.

FKBN kata Prof Jon Piter Sinaga bergerak dengan pola SEKAN- BERSINAR (Sekolah, Kampus, Bersih Narkoba - Bebas Radikal, Anarkis, Diskriminasi, Amoral dan Bentrok). Penerapannya akan menggunakan pendidikan klasikal dan non klasikal. Metode Klasikal adalah dengan cara edukasi bela negara lewat kurikulum sekolah dari SD sampai SMA sederajat, sedangkan non klasikal dengan cara kegiatan olahraga seperti jalan santai dan kegiatan lainnya.

Kurikulumnya akan dibuat di tahun akan datang berskala lokal dan khusus untuk Sumut karena sebagai peringkat pertama di Indonesia dalam penyalahgunaan narkoba. Kurikulumnya akan disebarluaskan sampai ke kabupaten-kota karena FKBNI sudah ada di seluruh daerah.

Baca Juga:
"Penanganannya nanti oleh gubernur, LLDikti , FKBNI, Polda dan BNN," kata Prof Jon Piter Sinaga.

Menurut Jon Piter, meski Sumut dinyatakan sebagai penyalahgunaan narkoba nomor satu di tanah air, tapi berapa jumlah korban narkoba belum dimiliki BNN maupun Polda Sumut. Meski belum memiliki data, tapi FKBNI yakin bisa menekan jumlah pengguna narkoba dengan pola "Reklamasi" yakni dengan cara sosial budaya.

Dijelaskannya, jika sebuah pantai tidak berguna maka akan dilakukan reklamasi agar berdaya guna. Misalnya dengan melakukan penimbunan laut agar memiliki daratan sehingga bisa dibangun apa saja. Artinya, dengan cara memperbaiki sistemnya.

"Selama ini penanganan penyalahgunaan narkoba dilakukan secara fisik. Disinilah pintu masuk FKBNI melakukan pencegahan secara knowledge (pengetahuan) dan science dengan memanfaatkan para akademisi juga intelektual yang selama ini diabaikan," ungkapnya.

Ranah FKBNI kata Jon Piter tidak mengurusi keluar masuknya narkoba di Sumut, karena itu wewenangnya kepolisian dan BNN. Tapi membudayakan bagaimana lahan-lahan narkoba diputus mata rantainya. Karena ada lahannya maka narkoba bisa tumbuh subur.

"Caranya, kita hempang dari sekolah dan kampus dengan edukasi dan pendekatan sosial budaya. Jika sudah diputuskan mata rantainya, tentu pembelinya tidak ada lagi dan bandarpun akan bangkrut. Begitulah cara kita, karena pasar utama narkoba sekarang anak muda di sekolah dan kampus," tuturnya.

Turut hadir Kepala LLDikti Wilayah 1 Prof Saiful Matondang, PhD, MA, Kompol Bambang Sulistio, SH dari BNNP Sumut, Kombes Andi Arisandi dari Polda Sumut dan Muliyono ST. MSi Kepala Kesbangpol Sumut.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Edarkan Sabu, Seorang Pria Diciduk Polres Tebingtinggi di Jalan Glatik
Polsek Sunggal dan Brimob Polda Sumut Gerebek dan Bakar Barak Narkoba di Lembah Berkah
Polsek Bilah Hulu Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Mahasiswa Diduga Terlibat Peredaran Narkoba
Tim Polsek NA IX-X Gerak Cepat, Ciduk 2 Terduga Pengedar Sabu di Aekkotabatu
Lantik Pengurus Kwarda Sumut, Bobby Nasution Dorong Pramuka Berperan dalam Pemberantasan Narkoba
Satresnarkoba Polres Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Komplek UKA Marelan
komentar
beritaTerbaru