Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Dinas Koperasi dan UKM Sumut Bukukan Prestasi, Program #Banggaberkoperasi Buktikan Koperasi Bisa Tumbuh

Danres Saragih - Rabu, 26 November 2025 13:25 WIB
473 view
Dinas Koperasi dan UKM Sumut Bukukan Prestasi, Program #Banggaberkoperasi Buktikan Koperasi Bisa Tumbuh
Foto: Dok/Diskop Sumut
HADIAH: Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap memberikan hadiah juara harapan III kepada Kadiskop dan UKM Sumut Naslindo Sirait pada acara Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumut 2025 baru baru ini.

Medan(harianSIB.com)

Program #BanggaBerkoperasi mendapat penghargaan pada Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumut 2025. Sebuah gerakan terpadu untuk menghidupkan kembali semangat perkoperasian di Sumut melalui pendekatan edukasi, kampanye publik, kolaborasi dan pemberdayaan berbasis komunitas.

Program itu mencatatkan sejumlah capaian signifikan. Pertumbuhan anggota koperasi mencapai 1,14 persen, melampaui pertumbuhan penduduk Sumut yang hanya 0,5 persen. Jumlah koperasi juga meningkat sebesar 2,25 persen, diiringi peningkatan kepatuhan koperasi dalam melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebesar 11,39 persen.

Sektor koperasi juga menyerap lebih banyak tenaga kerja dengan pertumbuhan mencapai 28,19 persen. Dari sisi bisnis, volume usaha koperasi tumbuh 18,51 persen, sementara kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat dari 1,40 persen menjadi 1,58 persen. Capaian-capaian itu menunjukkan bahwa inovasi yang dibangun bukan sekadar kampanye, tetapi program efektif yang menghasilkan dampak nyata bagi ekonomi kerakyatan.

Selain berdampak pada indikator ekonomi, program itu juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sebanyak 6.000 masyarakat di berbagai kabupaten/kota telah mendapat edukasi terkait perkoperasian melalui roadshow dan sosialisasi.

Baca Juga:
Dari berbagai rangkaian pendampingan yang dilakukan, terbentuk 63 koperasi baru yang berasal dari kelompok-kelompok potensial. Regenerasi koperasi juga menunjukkan kemajuan besar dengan lahirnya 10 koperasi pemuda sebagai embrio pelaku koperasi masa depan di Sumut.

Keberhasilan menarik minat generasi muda menjadi salah satu bukti bahwa koperasi dapat dikemas sebagai gerakan modern, relevan dan menarik bagi kelompok usia produktif.

Program #BanggaBerkoperasi terdiri dari tiga rangkaian besar yang saling terintegrasi. Roadshow bangga berkoperasi menjadi pintu masuk untuk melakukan identifikasi kelompok potensial, memberikan edukasi serta memfasilitasi pembentukan koperasi rintisan.

Harkop Festival 2024 menjadi momentum besar untuk memperkuat branding koperasi melalui kegiatan seperti pemilihan Duta Koperasi, Lomba Mars Koperasi, Lomba Essay, Coop Gathering, Coop Awarding, hingga pelayanan legalitas dan Akselerasi Koperasi Pemuda melalui Login Koperasi.

Selain itu, Inkubasi Koperasi Rintisan menjadi tahapan penting untuk menguatkan model bisnis, literasi keuangan, manajemen, pemasaran dan kesiapan operasional koperasi-koperasi baru yang telah terbentuk. Melalui proses inkubasi itu, koperasi tidak hanya lahir sebagai entitas baru, tetapi juga siap bertumbuh secara profesional dan berkelanjutan.

Salah satu aspek inovatif dari program itu adalah efisiensi dalam penggunaan anggaran. Sebesar 42 persen dari total biaya pelaksanaan program berasal dari sponsorship dan kemitraan, bukan dari APBD. Hal itu menunjukkan kuatnya dukungan stakeholder terhadap gerakan koperasi serta kemampuan Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut dalam membangun kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan masyarakat.

Model itu menjadi contoh penerapan collaborative governance yang efektif di mana program pemerintah dapat diperkuat melalui partisipasi berbagai pihak.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara Dr Naslindo Sirait SE MM dalam siaran pers diterima SNN, Selasa (24/11/2025) menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menumbuhkan semangat berkoperasi melalui gerakan #BanggaBerkoperasi, karena koperasi merupakan entitas bisnis yang terbukti mampu menolong masyarakat keluar dari kemiskinan.

Menurutnya, gerakan ekonomi kerakyatan harus terus digalakkan dan diwariskan kepada generasi muda agar koperasi kembali menjadi kekuatan ekonomi yang strategis di daerah.

Sementara Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutan pembukaan North Sumatera Innovation Day 2025, menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada perlombaan atau kegiatan seremonial belaka. Ia menekankan bahwa inovasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan harus dapat terhubung dengan dunia usaha, sektor perbankan, dan jaringan kolaborasi lainnya untuk menciptakan dampak berkelanjutan.

Penghargaan Inovasi Daerah 2025 itu menjadi simbol penting bagi kebangkitan gerakan koperasi di Sumut. Program #BanggaBerkoperasi menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang kreatif, kolaboratif, dan terstruktur, koperasi tetap relevan dan mampu berkembang mengikuti dinamika zaman.

Dinas Koperasi dan UKM Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program, memperkuat dampak, serta memastikan bahwa gerakan #BanggaBerkoperasi menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat Sumut dalam mewujudkan ekonomi yang lebih mandiri, inklusif dan berkelanjutan.

Lomba Inovasi Daerah tahun 2025 dinisiasi oleh Pemprov Sumut melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) yang diselenggarakan dengan tema "Transformasi dan Kolaborasi Inovatif menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan.

Ajang bergengsi itu diikuti oleh empat kategori peserta perangkat daerah provinsi, perangkat daerah kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta SMA/SMK. Dalam kategori perangkat daerah provinsi, yang diikuti oleh lebih dari 40 organisasi perangkat daerah, Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumatera Utara berhasil meraih Juara Harapan III melalui inovasi unggulannya, Program #BanggaBerkoperasi. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line 406
komentar
beritaTerbaru