Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Banjir Rendam Medan Tuntungan, 3.429 Warga Terdampak

* Bantuan dan Evakuasi Terus Dilakukan
Leo Bastari Bukit - Jumat, 28 November 2025 19:49 WIB
845 view
Banjir Rendam Medan Tuntungan, 3.429 Warga Terdampak
Foto Dok/Leo Bukit
Berani Perangin-angin SH MH

Medan (harianSIB.com)

Banjir yang melanda Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (27/11/2025) menyebabkan 3.429 jiwa terdampak di tujuh kelurahan.

Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-angin SH MH menyampaikan bahwa banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Medan beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pendataan kecamatan, jumlah warga terdampak per kelurahan yakni Kelurahan Tanjung Selamat 1.070 jiwa, Simpang Selayang 72 jiwa, Lau Cih 100 orang.

"Kemudian, Kelurahan Sidomulyo 157 jiwa, Ladang Bambu 10 jiwa, Simalingkar 20 jiwa, Mangga 2.000 jiwa. Total keseluruhan mencapai 3.429 jiwa," katanya, Jumat (28/11/2025).

Pemerintah Kecamatan Medan Tuntungan bersama pihak terkait telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak berupa sembako, nasi, sabun, selimut, tikar, dan air mineral.

Evakuasi warga yang terjebak banjir. Penyediaan tempat pengungsian. Layanan pengobatan bagi warga.

Selain itu, sejumlah titik pengungsian, yaitu Gereja BNKP, Jalan Sagu 9. Masjid Al Muslimin, Jalan Jahe. Masjid Raya Al Ikhlas, Jalan Nyiur. Masjid Al Ikhlas, Jalan Cengkeh.

Tiga kelurahan sempat membuka dapur umum, yaitu Sidomulyo, Tanjung Selamat, dan Mangga. Namun, saat ini dapur umum yang masih aktif beroperasi hanya berada di Kantor Lurah Mangga.

Sebagian besar warga terdampak telah kembali ke rumah masing-masing. Pengungsi tersisa hanya berada di Kelurahan Mangga dan tetap mendapat pendampingan hingga kondisi sepenuhnya aman.

Terkait jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat, Camat Berani Perangin-angin menyampaikan bahwa pendataan masih berjalan dan belum dapat diumumkan.

Dalam laporan sementara, pemerintah memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini.

Pemerintah kecamatan bersama BPBD terus melakukan monitoring kondisi cuaca dan potensi banjir susulan. Pendataan kerusakan rumah dan infrastruktur

Penyaluran bantuan lanjutan sesuai kebutuhan warga. Pengamanan lokasi pengungsian hingga seluruh warga kembali merasa aman.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru