Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Soal Keberadaan BBM, Organda Sumut Desak Bahlil Buat Pernyataannya dalam Bentuk SK

Duga Munte - Kamis, 04 Desember 2025 17:54 WIB
469 view
Soal Keberadaan BBM, Organda Sumut Desak Bahlil Buat Pernyataannya dalam Bentuk SK
Foto: Dok
Jaya Sinaga

Medan(harianSIB.com)

Pihak Organda Sumut, Organda Medan dan Organda Angsuspel Belawan desak Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadia segera membuat pernyataannya di hadapan wartawan, seperti banyak beredar di medsos, tentang distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumut, Aceh, dan Sumbar, dalam bentuk surat keputusan (SK), agar pihak terkait seperti Pertamina dapat nenindakkanjutinya dalam bentuk perintah tertulis kepada pengelola SPBU-SPBU untuk dilaksanakan secaranyata.

Desakan itu ditegaskan Ketua DPD Organda Sumut Prof Dr Haposan Siallagan SH dan Ketua Organda Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel( Belawan) Eri Salim melalui Sekretaris Organda Medan, Jaya Sinaga kepada Jurnalis SNN di Medan, Kamis (4/12/2025) sore.

Pasalnya, kata Jaya, hingga Kamis (4/12/2025), yang dinyatakan Bahlil tentang ketersediaan BBM dan tidak diberlakukan barkot terhadap truk saat mengisi BBM solar untuk sementara di lapangan, belum terlaksana dengan baik.

Baca Juga:
"Sampai hari ini, yang namanya BBM terutama solar, masih susah diperoleh di SPBU-SPBU, tidak hanya di daerah seperti Kwala Simpang, Indrapura, Pematang Siantar, Doloksanggul, Sidikalang, Aceh Tamiang, bahkan di SPBU tertentu di Kota Medan. Demikian juga dengan barkot yang disebut Bahlil untuk Sumut, Aceh dan Sumbar untuk senentara tidak diberlakukan, faktanya di lapangan sampai sekarang tetap berlaku, sehingga menimbulkan pertengkaran antara pengemudi dengan petugas SPBU," kata Jaya.

Dengan masih langkanya BBM solar di SPBU-SPBU tersebut, Jaya mengatakan pihaknya sudah banyak nenerima keluhan kalau para pengusaha angkutan sangat mengalami kesulitan untuk mebdistribusukan bahan logistik naupun babtuan ke daerah-daerah yang dituju, termasuk daerah-daerah yang dilanda bencana.

"Terus terang, kalangan pengusaha angkutan juga ingin melakukan tindakan kemanusiaan kepada para korban bencana. Tidak semata mencari untung. Tapi niat tulus para pengusaha dan pengemudi tersebut jadi terhalang karena tidak tersedianya BBM secara merata," tegas Jaya Sinaga.

Jadi, Menteri ESDM Bahlil dalam kondisi bencana yang melanda 3 daerah di Sumatera saat ini, jangan hanya membuat statemen yang enak didengar, tetapi harus tindakan terukur yang bisa jadi kenyataan du lapangan. Tidak ada gunanya SPBU buka 24 jam kalau tak ada BBM-nya," tegas Jaya.

Sebelumnya, pihak Organda di Sumut telah nengeluhkan langkanya BBN solar dan diblokirnya barkot angkutan barang tanpa didahului pemberitahuan, sehingga menimbulkan kesulitan dan kerugian besar bagi pengusaha angkutan.

Karena besarnya kerugian yang timbul akibat langkanya BBM dan diblokirnya barkot tersebut, sebanyak 17.000 angkutan barang umum di Medan terancam stop operasi. Bahkan pihak Organda berencana akan melakukan aksi unjukrasa di Medan dengan melibatkan 200 unit truk. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Timses Jokowi: Pernyataan Amien Rais Kubur Independensi Muhammadiyah
Maˊruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu Soal Pernyataan ˋBudek-Butaˊ
Nelayan di Sergai Minta Kelangkaan BBM Subsidi Diatasi Secepatnya
Ini Tanggapan Negara di Dunia Atas Pernyataan Saudi Soal Kematian Jamal Khashoggi
RI Kecam Pernyataan Vanuatu soal Papua di Sidang Umum PBB
Elite PKS: Pernyataan Abstain Pendapat Pribadi, Keputusan di Partai
komentar
beritaTerbaru