Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir Batang Toru Dimulai, Pemerintah Gandeng PTPN IV

Ir Parluhutan Simarmata - Rabu, 24 Desember 2025 14:47 WIB
356 view
Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir Batang Toru Dimulai, Pemerintah Gandeng PTPN IV
Foto: Dok/PalmCo)
Manajemen hunian tetap bagi korban banjir dan longsor di Tapteng di Desa Batang Toru dimulai, Rabu (24/12/2025).

*Pemkab Tapsel Yakin Hunian Jadi Titik Balik Kehidupan Warga*

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu menyebut pembangunan huntap sebagai prioritas pemerintah daerah untuk memulihkan kehidupan warga, terutama mereka yang kehilangan harta benda dan mata pencaharian akibat banjir bandang.

"Pembangunan 227 hunian tetap di areal sekitar 5 hektare ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memulihkan kehidupan warga. Ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan dan masa depan masyarakat Tapanuli Selatan," ujarnya.

Ia menambahkan, relokasi permanen ini adalah bagian dari mitigasi risiko bencana karena kawasan bantaran sungai telah dinilai rawan dan tidak layak huni kembali.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama BUMN yang menyediakan lahan untuk relokasi huntap yang dinilai mempercepat proses konstruksi, terutama pada tahap awal pematangan lokasi.

*PTPN IV PalmCo Sediakan Lahan dan Dukungan Teknis*

Pembangunan huntap di Batang Toru memanfaatkan sebagian areal perkebunan milik PTPN IV PalmCo yang saat ini dikoordinasikan penggunaannya dengan pemerintah daerah.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gubsu Hadiri Tahlilan di Pengungsian, Doakan Korban Banjir Bandang Madina
Poldasu Kirim Sembako untuk Korban Banjir Bandang Madina
Masakan Sinyar-nyar Sipirok Kuliner Favorit di Tapanuli Selatan
Selain Jawa, Ada Adat Tapanuli Selatan di Pernikahan Kahiyang-Bobby
Pawai Takbir dan Sholat Idul Adha Aman, Dandim 0209/LB Apresiasi Masyarakat Labuhanbatu Raya
DPRD Tapsel Apresiasi BUMD Tapanuli Selatan Kembangkan Pasar Tradisional
komentar
beritaTerbaru