Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 08 Januari 2026

Golkar Sumut Revitalisasi Kepengurusan, Doli Kurnia Tegaskan Tak Ada Kubu dan Balas Dendam

Leo Bastari Bukit - Senin, 05 Januari 2026 18:53 WIB
346 view
Golkar Sumut Revitalisasi Kepengurusan, Doli Kurnia Tegaskan Tak Ada Kubu dan Balas Dendam
Foto: harianSIB.com/Leo Bukit
Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut H Ahmad Doli Kurnia Tandjung, usai rapat pleno di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Senin (5/1/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut H Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan, revitalisasi kepengurusan Golkar Sumut bertujuan mengakomodasi seluruh potensi kader dan memperkuat soliditas partai menjelang Musyawarah Daerah (Musda).

Doli mengatakan, hampir seluruh pengurus lama tetap diakomodasi, kecuali yang meninggal dunia, pindah partai, serta satu orang yang mengundurkan diri. Selain itu, Golkar Sumut juga menambah sekitar 40 kader baru yang sebelumnya belum terakomodasi dalam struktur kepengurusan.

"Kepengurusan ini diharapkan menjadi kepengurusan dengan semangat dan solidaritas baru. Tidak ada lagi kubu-kubuan. Semua satu tujuan, menyukseskan Musda dan mempersiapkan Partai Golkar menghadapi agenda politik ke depan, khususnya 2029," ujar Doli, usai rapat pleno di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, rapat pleno DPD Golkar Sumut membahas dua agenda utama. Pertama, konsolidasi lanjutan pasca kepengurusan baru, termasuk penyesuaian kepengurusan organisasi sayap partai, yakni AMPG dan KPPG, yang akan direvitalisasi oleh masing-masing wakil ketua bidang terkait.

Agenda kedua adalah penguatan organisasi masyarakat pendiri Golkar, yaitu SOKSI, MKGR dan Kosgoro. Doli menaruh perhatian khusus pada SOKSI, seiring telah selesainya penyatuan SOKSI di tingkat DPP yang akan ditindaklanjuti hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Sumut.

Selain itu, Golkar Sumut juga akan mengaktifkan kembali organisasi pendukung seperti Himpunan Wanita Karya (HWK) dan Satkar Ulama guna memperkuat konsolidasi partai.

Terkait kepengurusan DPD Golkar kabupaten/kota yang masa periodisasinya telah berakhir, Doli menyatakan akan berkonsultasi dengan DPP Golkar untuk menentukan solusi terbaik, termasuk kemungkinan perpanjangan SK. Ia menegaskan tidak akan mengusulkan penunjukan Plt di tingkat kabupaten/kota.

Mengenai pelaksanaan Musda Golkar Sumut, Doli berharap agenda tersebut dapat digelar secepatnya setelah mendapatkan jadwal resmi dari DPP Golkar. Pembentukan panitia Musda akan dilakukan setelah jadwal ditetapkan.

Menanggapi isu balas dendam politik dalam revitalisasi kepengurusan, Doli menegaskan hal tersebut tidak benar.

"Kepengurusan ini mengakomodir semua potensi. Tidak ada motif lain. Bahkan kader yang selama ini di luar kita rangkul masuk," tegasnya.

Terkait peluang Musa Rajekshah (Ijeck) maju kembali sebagai Ketua DPD Golkar Sumut, Doli memastikan hal tersebut tidak ada, karena Ijeck akan ditugaskan masuk ke kepengurusan DPP Partai Golkar.

Revitalisasi kepengurusan DPD Golkar Sumut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor Skep-138/DPP/GOLKAR/XII/2025 tanggal 24 Desember 2025. Susunan pimpinan inti antara lain H Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua, HA Yasir Ridho Loebis sebagai Ketua Harian, Rolel Harahap sebagai Sekretaris, dan Viktor Silaen sebagai Bendahara. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru