Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Perkuat Solidaritas Wartawan Hukum, Forwakum Sumut Gelar Family Gathering ke-4 di Tuktuk Samosir

Rido Sitompul - Senin, 19 Januari 2026 15:00 WIB
492 view
Perkuat Solidaritas Wartawan Hukum, Forwakum Sumut Gelar Family Gathering ke-4 di Tuktuk Samosir
Foto Dok/Forwakum Sumut
Forwakum Sumut menggelar Family Gathering ke 4 di Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir.

Rangkaian kegiatan dikemas secara edukatif dan rekreatif, mulai dari malam refleksi, lomba permainan anak, hingga eksplorasi wisata dan budaya Samosir yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Ketua Forwakum Sumut, Aris Rinaldi Nasution SH mengapresiasi pelaksanaan Family Gathering ke-4 yang dinilai mencerminkan pertumbuhan organisasi di tengah dinamika dunia media saat ini.

"Solidaritas dan kekompakan menjadi kunci bagi Forwakum Sumut untuk menjawab tantangan era digitalisasi dan derasnya arus informasi. Dengan kebersamaan ini, kami optimistis organisasi akan semakin kuat dan profesional," ujar Aris.

Ia menegaskan pentingnya setiap anggota untuk terus menumbuhkan rasa cinta terhadap organisasi sebagai fondasi dalam menjalankan tugas jurnalistik yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Penasihat Forwakum Sumut, Tuah Armadi Tarigan SH, mengibaratkan kekuatan organisasi seperti seikat sapu yang tidak berdiri sendiri, melainkan saling menguatkan dalam satu kesatuan.

"Anggota Forwakum Sumut telah memiliki jiwa jurnalistik yang profesional dan dapat dipercaya. Melalui kegiatan seperti ini, soliditas dan keberlanjutan organisasi akan semakin terjaga," ujarnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan
Aksi Pencurian Sepeda Motor dan Kotak Amal Marak, Warga Medan Barat Resah
Truk Pengangkut CPO dari Aceh Terbalik di Raya Simalungun
Wakapolres Tanjungbalai Tekankan Personel Jaga Kesehatan Saat Bertugas
PALU Desak Pengadilan Tanjungbalai Menangkap Mafia Minyak Makan
IMIP Morawal Diingatkan Risiko Distorsi Persaingan di Sektor Pelabuhan dan Tambang
komentar
beritaTerbaru