Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Dinkes Medan Belum Terima Surat Kewaspadaan Terkait Isu “Super Flu”

Leo Bastari Bukit - Senin, 19 Januari 2026 20:34 WIB
353 view
Dinkes Medan Belum Terima Surat Kewaspadaan Terkait Isu “Super Flu”
Foto ist
Plh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Medan, Zulhilminil Amani Hasibuan, SKM, menjelaskan bahwa secara gejala, flu yang ramai dibicarakan tersebut masih mirip dengan flu biasa.

"Flu ini virus dan penularannya cepat. Biasanya cepat datang dan cepat sembuh juga, sekitar satu minggu. Virus tidak bisa dibunuh dengan obat, obat hanya meredakan gejala seperti demam, lemas, dan tidak nafsu makan," pungkasnya.

Dinkes Kota Medan memastikan akan segera menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat apabila telah menerima arahan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Bukan Istilah Medis Resmi Dikutip dari berbagai sumber, istilah "super flu" bukan merupakan istilah medis resmi.

Sebutan ini digunakan secara populer untuk menggambarkan infeksi saluran pernapasan dengan gejala yang lebih berat dari flu biasa dan cenderung mudah menular. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh virus influenza yang bermutasi atau kombinasi infeksi virus lain seperti RSV, adenovirus, maupun Covid-19.

Gejalanya dapat berupa demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, batuk berat disertai nyeri dada, pilek atau hidung tersumbat parah, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sendi ekstrem, sakit kepala hebat, lemas berkepanjangan, hingga sesak napas pada kasus berat.

Pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis, kondisi ini berpotensi menimbulkan komplikasi serius dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru