Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Tokoh Masyarakat Sumut Djumongkas Hutagaol Tutup Usia 79 Tahun

Duga Munte - Selasa, 20 Januari 2026 12:24 WIB
1.992 view
Tokoh Masyarakat Sumut Djumongkas Hutagaol Tutup Usia 79 Tahun
Ist/SNN
Djumongkas Hutagaol.

Medan(harianSIB.com)

Sumatera Utara kehilangan pengusaha Medan Bus, Djumongkas Hutagaol (Op Doddy Doli), Senin (19/1/) di RSUP H Adam Malik Medan sekitar pukul 14.05 WIB. 2026). Almarhum meninggal di usia 79 tahun, meninggalkan istri R Boru Sitompul dan 6 orang anak serta 24 cucu.

Allmarhum semasa hidup dikenal sebagai tokoh masyarakat yang kokoh pada prinsip dan berani menyuarakan perlawanan terhadap kesewenangan.

Djumongkas bersama tokoh aktivis seperti Timbul Raya Manurung, Parlin Manihuruk, Japorman Saragih, Ramses Simbolon, Torang Nadeak, Efendi Tambunan, Roy Fachraby Ginting, Alamsyah Hamdani, Nitema Gulo dan lainnya pernah membentuk Aliansi Gerakan Reformasi Sumatera Utara (Agresu). Mereka menjadi lokomotif reformasi di daerah ini.

Ia bersama tokoh-tokoh Batak lainnya juga berjuang menggolkan Provinsi Tapanuli sebagai upaya mengangkat Tapanuli dari peta kemiskinan. Namun hingga ia menghembuskan nafas terakhir, Provinsi Tapanuli yang ia cita-citakan tak kunjung terbentuk.

Baca Juga:
Pria kelahiran 31 Agustus 1946 di Desa Hutabulu Mejan Balige ini merantau ke Kota Medan, selepas tamat STM bermodal "dengkul". Ia sempat bertahun menjadi kuli bangunan kemudian tukang dan pemborong bangunan.

Berbekal keahlian tukang dan pemborong bangunan, Djumongkas sempat bekerja di BUMN PT Nindya Karya. Setelah merasa memiliki modal, ia kemudian membuka usaha jasa transportasi.

Namanya menjadi pionir moda angkutan di Kota Medan ketika di era 80-an merintis usaha Medan Bus yang berkembang cepat dan pesat. Ia sempat dipercaya Kemenhub mengelola PT Trans Metro Deli di Kota Medan.

Djumongkas semasa hidup cukup disegani karena kegigihan dan keteguhannya pada prinsip. Karakternya yang keras membuat ia menjadi seorang enterpreneur Batak yang mampu survive hingga akhir hayatnya.

Bahkan ia sempat dipercaya menjadi Ketua DPD Apersi, sebuah organisasi perusahaan property dan membangun sejumlah kawasan pemukiman di Sumut.

Ia mewariskan sejumlah unit usaha kepada generasi penerusnya seperti usaha angkutan PT Medan Bus, Sandhra Prima, Kilang Padi 556, Pertukangan Kayu CV Mekar Sari, Jasa Titipan Kilat, Apotik dan dua hari jelang kematiannya, Djumongkas masih sempat meresmikan unit usaha baru 556 Pool & Cafe.

Almarhum juga dikenal sebagai politisi PDIP dan pernah menjabat sebagai wakil ketua DPD. Aktivitas sebagai pengusaha, politisi diimbangi dengan perhatiannya yang besar bagi kegiatan di HKBP sebagai warga jemaat begitu juga dalam dunia adat budaya Batak.

Rudi Sitorus menantu almarhum menyampaikan acara Ria Raja akan dilaksanakan Rabu, 21 Januari 2026 mulai

pukul 20.00 WIB.

Acara adat Partuatna, Kamis, 22 Januari 202. Alamat duka Jln Syahruddin No 56 Sitirejo III Medan Amplas.

Almarhum akan dikebumikan di pekuburan keluarga di Dolok Nagodang, Balige Kabupaten Toba, Jumat, 23 Januari 2026.

"Kami mohon doa dari seluruh keluarga, kerabat, handai tolan dan masyarakat luas agar seluruh acara berjalan dengan baik. Atas nama keluarga kami juga mohon maaf atas kesalahan orang tua kami semasa hidupnya," ucap Rudi Sitorus. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Atlet Tenis Meja Meninggal Dunia Usai Berlaga di Porprov Jambi
Seorang Penyelam Meninggal Dunia Saat Proses Pencarian Lion Air
Anggota DPRDSU Augus Napitupulu Meninggal Dunia
2 Hari Dirawat, Terduga Pencuri Sepedamotor di Perbaungan Meninggal Dunia
Kakek 79 Tahun Aniaya Rekannya Hingga Tewas
Seorang Kafilah MTQN Provinsi Banten Meninggal Dunia di Lubuk Pakam
komentar
beritaTerbaru