Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Syukuran HUT Penad, Kapendam Asrul Harahap Kenalkan Wakapendam Parada Napitupulu

Oki Lenore - Selasa, 20 Januari 2026 17:53 WIB
391 view
Syukuran HUT Penad, Kapendam Asrul Harahap Kenalkan Wakapendam Parada Napitupulu
Foto: harianSIB.com/Oki Lenore
Kapendam Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap bersama Ketua Persit Pendam, Mayor CAJ Lisbeth Manurung bersama wartawan terbaik peraih KSAD Awards Ryan Sinaga, saat syukuran HUT ke-75 Penad, di Makodam Bukit Barisan-Medan.

Medan(harianSIB.com)

Keluarga Besar Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/Bukit Barisan (BB) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Dispenad), di Gedung AH Nasution Makodam 1/BB, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (19/1/2026). Seusai acara tersebut, kegemberiaan menyeruak.

"Saya kenalkan Wakil Kepala Penerangan Komando Daerah Militer 1 Bukit Barisan (Wakapendam 1/BB) Letkol Inf Parada Napitupulu," kata Kapendam Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, disambut tepuk riuh wartawan.

Selama ini, jabatan Wakapendam kosong. Sejak Letkol Inf Bonny Vidri Anggoro dipromosikan menjabat Kasilog Kasrem 042/Gapu di Jambiterhitung September 2025, Asrul Kurniawan Harahap menangani sendiri urusan penerangan.

"Itu sebabnya, saya sulit sekali membalas WA wartawan. Tapi tetap saya balas, meski membalasnya per 1 Desember 2026 dan WA itu diterima 1 Januari 2025," ujarnya dan disambut gerrrr.

Selain Wakapendam baru, Kapendam pun 'nonaktif' terhitung 28 Januari 2026 sebab mengikuti pendididikan Sekolah Komando (Sesko) TNI yang mengharuskannya fokus pada pendidikan yang memungkinkannya pecah bintang.

"Tapi, saya tetap dipercaya pimpinan sebagai Kapendam," tambahnya.

Ia cerita mengenai takdir dari-Nya dapat ikut Sesko TNI. "Maaf, saya tidak 'berdarah-darah' untuk sekolah. Soalnya, saat tidak sedikit perwira persiapan untuk Sesko TNI, saya mendampingi Pangdam di daerah terdampak bencana. Menjelaskan pada wartawan soal kerja di daerah bencana. Sehari tak lagi 24 jam tapi 48 jam karena makan, tidur, menjawab wartawan di lokasi bencana," jelasnya.

Setelah proses di daerah bencana tak lagi harus sehari penuh, Kapendam 'menantang' wartawan untuk bertanya apa saja.

"Sekarang, silakan tanya. Soal apa saja. Soal isi perut... jangan. Soal pimpinan, tidak diperkenankan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapendam membacakan amanat Kepala Dispenad, Brigjen TNI Donny Pramono. Ia minta Penadr terus bertransformasi menjadi prajurit profesional, adaptif, dan inovatif guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD di tengah dinamika zaman.

"Usia 75 tahun merupakan simbol kedewasaan institusi yang sarat pengalaman. Ini menjadi titik tolak untuk menatap masa depan dengan semangat pembaruan, profesionalisme, dan pengabdian yang semakin kuat," paparnya.

Ia menegaskan, sesuai tema HUT ke-75 Dispenad tahun ini, yaitu 'Penerangan TNI AD: Bekerja Dengan Hati, Profesional dan Terpercaya', mengandung makna komitmen moral dan profesionalisme insan penerangan dalam menghadapi tantangan komunikasi yang semakin kompleks.

"Profesional menuntut kompetensi, kecepatan, akurasi serta ketajaman narasi, sementara terpercaya menegaskan setiap informasi harus berakar pada kebenaran dan data yang dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Menurutnya, bekerja dengan hati berarti menghadirkan empati, ketulusan dan semangat melayani dalam setiap produk penerangan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para media, karena Kodam 1/BB sudah dikenal di media sosial (medsos).

Ia menekankan Penad saat ini memiliki peran strategis sebagai garda depan dalam menjaga reputasi institusi dan membentuk opini publik yang sehat, khususnya di era digital yang sarat dengan hoaks dan disinformasi.

"Penerangan TNI AD tidak hanya menjadi corong informasi, tetapi juga benteng pertama dalam meluruskan informasi keliru serta menyebarluaskan nilai-nilai positif TNI AD kepada masyarakat," imbuhnya.

Kadispenad mengatakan, tantangan tersebut menuntut sinergi, kreativitas, kecepatan, dan keberanian untuk menyampaikan kebenaran secara tepat, baik di ruang formal maupun ruang publik digital, dengan narasi yang membangun dan visualisasi yang komunikatif.

Sebagai harapan ke depan, lanjutnya, seluruh jajaran Penerangan TNI AD dari pusat hingga satuan paling bawah, diharapkan terus meningkatkan kapasitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menjadi penjaga wajah TNI AD yang kredibel, humanis dan dipercaya publik.

"Penerangan TNI AD harus menjadi mitra strategis pimpinan, jembatan informasi yang akurat, sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas, dengan menghadirkan narasi yang menyejukkan dan edukatif," pungkasnya.

Letkol Inf Parada Napitupullu

Wakapendam 1/BB, Letkol Inf Parada Napitupulu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diembankan kepadanya. Ia berharap media dapat bekerja sama dengan Pendam 1/BB dalam segi publikasi dengan membangun opini positif di tengah tengah masyarakat.

"Semoga jalinan kerja sama ini dapat terjalin dengan baik," ujar perwira menengah yang menghabiskan banyak masa dinasnya di Papua tersebut. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru