Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Pengecoran Rupang Buddha Nusantara di Medan Tandai Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia

Yogi Suwanda - Rabu, 21 Januari 2026 12:21 WIB
756 view
Pengecoran Rupang Buddha Nusantara di Medan Tandai Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia
Foto:Dok/STI
Kegiatan sakral pengecoran Rupang Buddha Nusantara di Kota Medan, Minggu (18/1/2026), di Vihāra Mahāsampatti, menjadi bagian penting rangkaian peringatan Tahun Kencana Setengah Abad STI.

Medan(harianSIB.com)

Sangha Theravada Indonesia (STI) menandai momentum setengah abad pengabdiannya dengan menggelar pengecoran Rupang Buddha Nusantara perdana di Kota Medan. Kegiatan sakral ini dilaksanakan pada 18 Januari 2026 di Vihara Mahasampatti dan menjadi bagian penting rangkaian peringatan Tahun Kencana Setengah Abad STI.

Koordinator Publikasi Tahun Kencana Setengah Abad STI, Vincent, menjelaskan bahwa pengecoran Rupang Buddha Nusantara merupakan salah satu agenda utama Panitia Nasional dalam menyambut usia 50 tahun Sangha Theravada Indonesia yang mengusung tema "Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri".

"Pengecoran Rupang Buddha Nusantara ini tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga wujud persatuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dalam memperingati setengah abad Sangha Theravada Indonesia," ujar Vincent, Rabu (21/1/2026), di Vihara Mahasampatti, Jalan Pajang No. 1-3-5-7-9-11, Kelurahan Sei Rengas Permata, Medan.

Ia menjelaskan, pengecoran Rupang Buddha dilakukan secara bertahap di sejumlah pulau sebagai representasi Nusantara. Pulau Sumatera menjadi lokasi perdana dengan pelaksanaan di Kota Medan. Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di Pulau Kalimantan (Samarinda), Bali (Denpasar), Sulawesi (Palu), Jawa (Surabaya), dan ditutup di Daerah Khusus Jakarta.

Baca Juga:
Menurut Vincent, Rupang Buddha Nusantara yang dicor mengacu pada temuan arkeologis Rupang Buddha di reruntuhan kompleks Candi Sewu yang ditemukan pada Mei 2025. Temuan tersebut dijadikan prototipe karena memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat.

"Rupang Buddha Nusantara menggunakan mudra Bhūmisparsa, yang bermakna bumi sebagai saksi atas kumpulan kebajikan. Ini menjadi pesan mendalam tentang kebajikan, kebijaksanaan, dan perjalanan spiritual umat Buddha," jelasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Argentina Kalahkan Meksiko, Icardi Cetak Gol Perdana
Keliling Nusantara, Mobil Listrik PLN BLITS akan Kunjungi Kota Medan
Terduga Pembunuh Tukang Rujak Diringkus Polres Pematangsiantar di Kota Medan
Wakil Wali Kota Medan Berharap BPJS Permudah Masyarakat Dapatkan Fasilitas Kesehatan
Terbang Perdana Garuda dari Jakarta, Nias Selangkah Lebih Maju
komentar
beritaTerbaru