Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Sekber Apresiasi Pemerintah Cabut Izin PT TPL, Serukan Reforestasi dan Kedaulatan Kelola Lahan

Tumpal Manik - Kamis, 22 Januari 2026 09:01 WIB
701 view
Sekber Apresiasi Pemerintah Cabut Izin PT TPL, Serukan Reforestasi dan Kedaulatan Kelola Lahan
Foto:Dok/Sekber
SAMPAIKAN TERIMA KASIH: Pastor Walden Sitanggang, OFMCap yang merupakan Ketua Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis Untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara menyampaikan ucapan terima kasih atas dicabutnya izin PT TPL, Rabu (21/1/2026).

Medan(harianSIB.com)

Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Oikumenis Untuk Keadilan Ekologis menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dicabutnya izin perusahaan-perusahaan perusak ekologi termasuk PT Toba Pulp Lestari (TPL), Selasa (20/1/2026) di Kantor Presiden Jakarta.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto karena telah mencabut izin perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pemberontakan lingkungan di wilayah Sumatera Utara Aceh dan Sumatera Barat," ujar Pastor Walden Sitanggang, OFMCap,

Ketua Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis Untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara, Rabu (21/1/2026).

Pastor Walden bersyukur upaya mereka selama ini untuk mendesak penutupan PT TPL secara pemanen memberikan hasil.

Baca Juga:
"Selama ini Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara bersama dengan seluruh masyarakat di Tapanuli Raya, Tapanuli Selatan kawasan Danau Toba berjuang bersama untuk mengupayakan agar segera pemerintah mencabut izin operasional PT TPL," ucapnya.

Lanjutnya, karena pemerintah telah mencabut izin perusahaan PT TPL maka pemerintah diminta untuk melakukan pemulihan.

"Dengan demikian, kami mengupayakan pelestarian alam dan mendesak pemerintah bahwa pekerjaan kita tidak hanya sampai di sini. Kita berupaya bersama pemerintah agar deforestasi selama ini kita pulihkan dengan reforestasi," tegasnya.

Pastor juga berharap dengan pencabutan tersebut, masyarakat berdaulat mengelola lahannya.

"Kita berharap bahwa masyarakat yang sudah mengelola lahannya secara turun-temurun dari generasi ke generasi mengalami kedaulatan atas ruang hidupnya. Marilah kita bersama-sama dengan pemerintah agar kebijakan ini benar-benar demi kebaikan kita, demi kebaikan alam raya dan demi ciptaan yang telah diciptakan Tuhan, salam damai," tutupnya. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HBB Sambut Pencabutan Izin PT TPL, Desak Pemulihan Lingkungan dan Penegakan Hukum
WALHI Sumut Ingatkan Bahaya Kebijakan Simbolik di Balik Pencabutan Izin Perhutanan
HKBP Apresiasi Pencabutan Izin PT TPL, Siap Bantu Pemulihan Lingkungan
Wakil Ketua PN Medan Pimpin Sidang Gugatan Lingkungan Hidup terhadap PT TPL dan PT TBS
Sikapi Arahan Presiden, TPL Hormati Langkah Pemerintah Lakukan Evaluasi
Prabowo Perintahkan PT TPL Diperiksa Terkait Tuduhan Penyebab Banjir
komentar
beritaTerbaru