Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Februari 2026
1.046 Lulusan Unimed Diwisuda

Rektor: Persiapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Roni Hutahaean - Kamis, 12 Februari 2026 18:57 WIB
87 view
Rektor: Persiapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Foto: SIB/Roni Hutahaean
BERI KETERANGAN: Rektor Unimed Prof Dr Baharuddin ST MPd didampingi Ketua Senat Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd dan para Wakil Rektor saat memberi keterangan kepada sejumlah wartawan cetak dan elektronik dilanjutkan dengan foto bersama.

Medan(harianSIB.com)

Sebanyak 1.046 lulusan Universitas Negeri Medan (Unimed) diwisuda melalui Rapat Senat Terbuka di Gedung Auditorium Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan. Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, 11-12 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Rektor Unimed Prof Dr Baharuddin ST MPd menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas capaian akademik yang telah diraih.

Dia menegaskan bahwa lulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah dinamika kehidupan yang terus berubah.

Lulusan Unimed harus mampu menjadikan tantangan sebagai peluang, terutama dalam mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045," ujar Prof. Baharuddin, pada wisuda hari pertama, Rabu (11/2).

Menurutnya, bangsa Indonesia saat ini tengah berada pada fase penting dalam menyongsong satu abad kemerdekaan. Berbagai perubahan global, disrupsi teknologi, hingga tantangan sosial menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh dan berkarakter.

"Saat ini kita menghadapi berbagai tantangan yang kadang tidak terduga. Hanya orang-orang yang kreatif, adaptif, dan berkarakter yang akan menjadi pemenang," tegasnya.

Rektor juga mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada lulusan perguruan tinggi. Keunggulan akademik saja tidak cukup tanpa dibarengi sikap dan jiwa kebangsaan yang kuat.

"Sikap dan jiwa kebangsaan tak kalah penting dari pencapaian akademis. Dan untuk menjadi pemenang, kita harus menjadi pembelajar sepanjang hayat," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Senat Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd dalam orasinya menekankan pentingnya daya juang dalam menghadapi perubahan dan tekanan hidup. Menurutnya, kemampuan mengonsolidasikan tantangan menjadi peluang adalah kunci bertahan dan berkembang.

"Itu memang tidak mudah, tetapi itulah kenyataannya. Seseorang harus mampu mengubah tekanan menjadi peluang," ujar Prof. Syawal Gultom. (A14)

()

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru