Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Demo, Ormas Kombat Restorasi Indonesia Medan Tegaskan Siap Sikat Mafia Jabatan dan Bandit Proyek

Roni Hutahaean - Selasa, 24 Februari 2026 15:53 WIB
120 view
Demo, Ormas Kombat Restorasi Indonesia Medan Tegaskan Siap Sikat Mafia Jabatan dan Bandit Proyek
Foto: Republika/Aditya Pradana
Aksi Unjuk Rasa ilustrasi.

Medan(harianSIB.com)

Puluhan orang menamakan diri Kombat Restorasi Indonesia Kota Medan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, Selasa (24/2/2026) pagi.

Dalam aksinya, massa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah dan kebijakan Wali Kota Medan, Rico Waas dan Wakil nya, Zakiyuddin mengokohkan pondasi dalam mewujudkan tata pemerintahan yang bersih, bebas mahar jabatan, berintegritas, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta pungutan liar (Pungli) di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Dengan menggunakan alat pengeras suara, para pendemo menyebutkan yang menjadi dasar dukungan mereka yakni tidak memberi ruang bagi pejabat jahat, culas, dan curang di Pemko Medan.

Mendukung penuh upaya bersih-bersih birokrasi dari oknum yang merusak sistem pemerintahan, sebab wali kota dan wakilnya telah membersihkan Pemko Medan dari para pejabat yang lebih sibuk memperkaya diri daripada melayani masyarakat.

Baca Juga:
Ormas Kombat melihat selama ini Wali Kota Medan menolak kompromi dengan kejahatan birokrasi dan berdiri tegak melawan "budaya takut" yang selama ini membelenggu pejabat jujur.

" Kami tahu, membersihkan lembaga dari tangan-tangan busuk bukan perkara mudah. Tapi keberanian Bang Rico menjadi bukti bahwa integritas masih hidup di Kota Medan. Di tangan pemimpin jujur, rakyat kembali punya harapan" sebut kordinator aksi.

Pendemo juga meminta dengan tegas agar wali kota dan wakilnya jangan gentar menolak segala bentuk pemaksaan kehendak dari oknum bandit rakus, mafia jabatan dan proyek. Wali Kota Medan harus dilindungi dari tekanan pihak-pihak yang ingin memperkaya diri melalui wewenang publik. Menurut pendemo, Kota Medan butuh pemimpin yang tidak bisa diatur oleh preman politik dan mafia birokrasi.

Saat ini, wali kota dan wakilnya telah menolak setiap upaya tekanan dari pihak yang mencoba memaksakan kehendak, baik dalam penentuan jabatan maupun pengelolaan proyek. Dengan ketegasannya, menyebutkan bahwa jabatan bukan hasil barter kepentingan, melainkan amanah rakyat.

Aksi demo dikawal ketat aparat kepolisian dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan serta dibantu Satpol PP Kota Medan sampai aksi demo bubar dengan aman dan tertib. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringati HPSN 2026, Kapolres Tanjungbalai Gelar Gotong Royong Massal
Frans Dante Ginting: Pers Harus Naik Kelas, Negara Wajib Hadir Lindungi Jurnalisme Berkualitas
Timbul Jaya H Sibarani Desak Dishub Sumut Segera Realisasikan Bus Listrik Mebidang Berbiaya Rp60 Miliar
Kabag SDM Polres Tanjungbalai Hadiri Isra Mi'raj 1447 H dan Sunat Massal
Yahdi Khoir Dorong Dishub Realisasikan BRT di Sumatera Utara
Penumpang Bus Listrik di Medan Tembus 2,7 Juta Sepanjang 2025
komentar
beritaTerbaru