Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 Maret 2026

20 Tahun Jadi Ikon Kota, Ramadan Fair Medan Kembali Hidupkan UMKM dan Kebersamaan Warga

Desra A Gurusinga - Senin, 02 Maret 2026 15:39 WIB
111 view
20 Tahun Jadi Ikon Kota, Ramadan Fair Medan Kembali Hidupkan UMKM dan Kebersamaan Warga
Ist
Rico Waas

Medan (harianSIB.com)

Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Ramadan Fair telah menjadi kekhasan Kota Medan yang konsisten dilaksanakan selama 20 tahun terakhir.

Kegiatan tahunan ini juga telah dianggarkan dalam APBD Kota Medan karena tingginya antusiasme masyarakat.

"Ramadan Fair ini sudah menjadi bagian dari identitas Kota Medan. Setiap tahun selalu dipadati pengunjung karena menjadi tempat berkumpul keluarga dan masyarakat, baik menjelang berbuka puasa maupun setelah salat tarawih," ujarnya, Senin (2/3/2026) di Balai Kota.

Dijelaskannya, pada Ramadan Fair ke- XX tahun ini, sebanyak 150 tenan UMKM turut berpartisipasi. Para pelaku UMKM tersebut telah melalui proses kurasi oleh Pemko Medan guna memastikan kualitas produk yang ditawarkan kepada pengunjung.

Baca Juga:
Kehadiran UMKM dalam Ramadan Fair menjadi bagian dari stimulus ekonomi daerah. Pemerintah ingin mendorong UMKM Kota Medan yang kreatif dan terus berkembang agar semakin dikenal luas.

"Potensi ekonomi UMKM sangat besar, terutama dalam momentum seperti Ramadan Fair. Ini menjadi ruang promosi sekaligus penguatan ekonomi masyarakat," ujarnya didampingi Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane dan Plt Kadis Perhubungan, Suriono.

Menurutnya, Ramadan Fair kembali digelar di lokasi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni di kawasan sekitar Masjid Raya Al Mashun. Karena kegiatan ini menggunakan sebagian badan jalan di samping Masjid Raya, Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas.

Selain itu Rico Waas juga menyebutkan masyarakat umumnya sudah memahami adanya penutupan jalan setiap Ramadan Fair berlangsung.

Untuk tahun ini, anggaran pelaksanaan Ramadan Fair ke-XX sebesar Rp2,9 miliar dan berlangsung selama 20 hari, mulai 25 Februari hingga 16 Maret. Anggaran tersebut lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.

Selain menghadirkan bazar kuliner dan produk UMKM, Rico Waas menyampaikan Ramadan Fair juga dimeriahkan berbagai kegiatan religi seperti peringatan Nuzulul Quran, tausiyah, serta lomba tahfiz.

"Sejumlah artis ibukota turut memeriahkan acara, di antaranya Haddad Alwi pada pembukaan dan Alfin Habib pada penutupan," ungkapnya.

Selanjutnya Rico Waas mengajak masyarakat untuk hadir meramaikan Ramadan Fair bersama keluarga dan tetap menjaga ketertiban.

Diharapkannya, Ramadan Fair tahun ini dapat kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Medan. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua IWO Kecam Pernyataan Lurah Hutanabolon Sebut Wartawan Ganggu Posko
Aksi Religi, Polres Tanjungbalai Bagikan Takjil ke Sejumlah Masjid
Satnarkoba Polres Batubara Tangkap Terduga Pengedar Sabu
Polres Batubara Berikan Penghargaan Kepada 15 Personil Berprestasi
PHTC Cerdas Terealisasi, Gubernur Bobby Nasution Luncurkan Wifi Gratis di 8 Kota
Pimpin Apel Pagi, Bupati Sergai Tegaskan Tak Ada Pungli dalam Perpanjangan Kontrak PPPK
komentar
beritaTerbaru