Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

AKAM-SU Desak Investigasi Transparan Dugaan Peredaran Narkotika di Lapas Kelas I Medan

Muhammad Irsan - Senin, 02 Maret 2026 21:18 WIB
134 view
AKAM-SU Desak Investigasi Transparan Dugaan Peredaran Narkotika di Lapas Kelas I Medan
Foto: Dok/AKAM-SU
Unjuk rasa damai Aliansi Kajian Advokasi Mahasiswa Sumatera Utara, di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut, Senin (2/3/2026).

Medan(harianSIB.com)

Aliansi Kajian Advokasi Mahasiswa Sumatera Utara (AKAM-SU) mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan penyelidikan profesional, independen dan transparan atas dugaan aktivitas peredaran narkotika yang disebut-sebut berkaitan dengan seorang warga binaan berinisial ST di Lapas Kelas I Medan.

Hal tersebut disampaikan AKAM-SU dalam aksi unjuk rasa damai, di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Senin (2/3)2026). Massa meminta klarifikasi resmi terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika yang disebut-sebut dikendalikan dari dalam lapas.

Desakan tersebut mencuat menyusul berkembangnya informasi yang mengaitkan sejumlah pihak dalam perkara dugaan peredaran narkotika.

Koordinator Lapangan AKAM-SU, Rasyid Siregar, menegaskan, klarifikasi terbuka menjadi kunci untuk menghindari spekulasi liar di tengah masyarakat.

Baca Juga:
"Apabila tudingan tidak benar, hasil pemeriksaan yang transparan akan memulihkan nama baik. Namun jika ditemukan pelanggaran, aparat wajib menindak tegas tanpa pandang bulu," ujarnya.

AKAM-SU menekankan, supremasi hukum harus ditegakkan tanpa perlakuan istimewa, baik berdasarkan status sosial, ekonomi, maupun kedekatan tertentu.

Mereka juga menyoroti penangkapan Piter Tarigan oleh Polresta Deli Serdang di Jalan Tol Medan–Binjai dengan barang bukti sabu seberat sekitar dua kilogram. Dari hasil pengembangan kasus, tim Satuan Reserse Narkoba melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan pil ekstasi dan sabu yang diduga menjadi barang bukti tambahan.

Menurut AKAM-SU, apabila terdapat alur transaksi, relasi komunikasi, maupun bukti transfer keuangan yang mengindikasikan keterlibatan pihak lain, seluruh fakta harus diuji melalui proses hukum yang sah dan terbuka. Mereka menegaskan setiap individu memiliki tanggung jawab hukum masing-masing dan tidak dapat dikaitkan tanpa pembuktian objektif.

Isu yang berkembang bahkan mengarah pada dugaan jaringan peredaran narkotika lintas wilayah di Binjai, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Deli Serdang. Jika terbukti benar, hal tersebut dinilai menjadi persoalan serius yang menyangkut keamanan sosial serta masa depan generasi muda Sumatera Utara.

Dalam tuntutannya, AKAM-SU meminta audit dan investigasi internal terhadap sistem pengawasan di Lapas Kelas I Medan, termasuk dugaan pemberian fasilitas ilegal berupa telepon genggam kepada warga binaan. Mereka juga mendesak inspeksi mendadak serta penguatan pengawasan terhadap warga binaan berisiko tinggi.

Koordinator Aksi, Maruli Harahap, menegaskan, gerakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, melainkan demi mendorong penegakan hukum yang adil dan transparan.

"Yang kami perjuangkan adalah kebenaran dan keadilan demi menjaga marwah hukum serta melindungi masyarakat dari bahaya narkotika," tegasnya.

AKAM-SU menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas, seraya mengingatkan masyarakat untuk tetap menjunjung asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Menanggapi tuntutan tersebut, Pembina Keamanan Internal Kantor Wilayah Dirjen Pemasyarakatan Sumut, Partomuan Ritonga, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh informasi yang diterima sesuai prosedur. Ia menegaskan, setiap proses penindakan harus melalui mekanisme dan pembuktian yang sah.

"Seluruh tuntutan dan data yang diberikan akan kami laporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Ratusan ‟Omak-omak‟ dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan
Pujakesuma Keturunan Boyolali Unjuk Rasa ke DPRD Langkat
IPK Unjuk Rasa Tuding Kinerja Pemkab dan DPRD Batubara Bobrok
Massa Aliansi Anti Korupsi Unjuk Rasa Soroti Dugaan Pungli di SMAN 2 Padangsidimpuan
Ribuan Warga Taiwan Berunjuk Rasa Tuntut Referendum Merdeka dari China
komentar
beritaTerbaru