Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!
Jakarta(harianSIB.com)Majelis hakim menyatakan eks Head of Social Security and License Wilmar Group, M Syafei, hanya seorang karyawan yang m
Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Muslim Kota Medan Sekitarnya menggelar aksi damai di depan Balai Kota Medan, Selasa (3/3/2026). Mereka menyatakan dukungan terhadap Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 tentang penataan lokasi dan pengelolaan limbah penjualan daging nonhalal.
Massa datang secara bertahap ke lokasi aksi. Sebuah truk dengan pengeras suara telah lebih dulu disiagakan di depan gerbang kantor wali kota. Sejumlah peserta aksi membentangkan spanduk dukungan di sepanjang Jalan Kapten Maulana Lubis.
.jpeg)
Baca Juga:
Aparat kepolisian, termasuk polisi wanita, berjaga di pintu masuk kantor wali kota. Mereka tidak menggunakan tameng, melainkan membentangkan poster berisi pesan-pesan humanis seperti ajakan menjaga ketertiban, mematuhi aturan dan menghindari provokasi.
Peserta aksi menggelar terpal di badan jalan sebagai tempat duduk sekaligus persiapan berbuka puasa. Arus lalu lintas di depan Balai Kota Medan pun dialihkan selama kegiatan berlangsung.
Koordinator lapangan menyebutkan, massa berasal dari berbagai elemen, seperti Badan Kemakmuran Masjid (BKM), organisasi kemasyarakatan Islam dan umat Islam dari sejumlah wilayah di Medan dan sekitarnya. Aksi diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Khairani Ulfa, qori juara dua tingkat anak-anak Kota Medan.
Dalam orasinya, sejumlah perwakilan massa menegaskan bahwa SE tersebut dinilai sebagai langkah penataan kota, bukan pelarangan konsumsi. Mereka menyampaikan pentingnya menghormati sejarah dan kearifan lokal Kota Medan sebagai tanah Deli yang dikenal dengan identitas Melayu, sekaligus tetap menjaga keberagaman etnis.
Orator lainnya menilai aturan yang dikeluarkan pemerintah daerah harus dipatuhi demi ketertiban bersama. Mereka juga mengimbau agar polemik terkait kebijakan tersebut tidak terus diperuncing dan meminta semua pihak menahan diri dari provokasi.
Di akhir aksi, massa membacakan pernyataan sikap yang berisi dukungan terhadap SE Wali Kota Medan, dukungan terhadap penataan lokasi penjualan daging babi di tempat yang ditentukan, dorongan agar DPRD Kota Medan meningkatkan status SE menjadi peraturan daerah, serta komitmen untuk mengawal pelaksanaannya.
Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian hingga kegiatan selesai. (*)
Jakarta(harianSIB.com)Majelis hakim menyatakan eks Head of Social Security and License Wilmar Group, M Syafei, hanya seorang karyawan yang m
Medan(harianSIB.com)Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menyampaikan jumlah penerima Bantuan Pangan (Banpang)
Jakarta(harianSIB.com)Mantan Head of Social Security and License Wilmar Group, M Syafei, divonis 6 tahun penjara dalam kasus suap hakim untu
Jakarta(harianSIB.com)KPK terus mengusut kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai. KPK akan mengusut dua produsen rokok di Jatim dan
Aekkanopan(harianSIB.com)Fenomena gerhana bulan total terjadi pada Selasa (3/3/2026), sekitar pukul 18.03 WIB dan mencapai puncaknya pada pu
Medan(harianSIB.com)Konflik Amerika SerikatIsrael versus Iran mendorong masyarakat ramairamai berburu emas dengan cara mencicil di Pegad
Medan(harianSIB.com)Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Muslim Kota Medan Sekitarnya menggelar aksi damai di depan Balai Kota Me
Jakarta(harianSIB.com)Persekutuan Gerejagereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekerasan d
Tapteng(harianSIB.com)Sugeng Riyanta, merupakan Pj Bupati Tapanuli Tengah tahun 2024 tidak pernah melupakan daerah yang pernah dipimpinnya s
Pematangsiantar(harianSIB.com)Isu kekosongan obat yang sempat mencuat di salah satu rumah sakit di Kota Pematangsiantar disikapi dengan pen
Lubukpakam(harianSIB.com)Petugas Kanwil Ditjenpas (Direktorat Jenderal Pemasyarakatan) Sumut bersama Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Tapteng(harianSIB.com)Ratusan keluarga penyintas di Kabupaten Tapanuli Tengah, masih mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar seha