Terduga Pengedar Sabu Diciduk Polres Tebingtinggi dari Kediamannya
Tebingtinggi(harianSIB.com)Seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu inisial P (44) alias Codot diciduk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres
Medan(harianSIB.com)
Personel Satuan Brimob bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara mulai mengevakuasi alat berat ekskavator dari lokasi tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (4/3/2026).
Berdasarkan rilis yang dibagikan Bid Humas Polda Sumut, Kamis (5/3/2026), Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka menyebut, sebanyak 10 unit ekskavator telah dievakuasi. Sementara sejumlah alat berat lainnya belum dapat dibawa karena mengalami kerusakan.
Proses evakuasi berlangsung dengan tingkat kesulitan tinggi. Jarak lokasi tambang ke pemukiman warga cukup jauh dan membutuhkan waktu sekitar lima jam perjalanan. Ekskavator harus dikemudikan langsung oleh operator karena tidak memungkinkan diangkut menggunakan truk, mengingat kondisi jalan yang bergelombang, berlumpur, serta terjal dan tidak dapat dilalui kendaraan biasa.
Setibanya di area pemukiman, barulah 10 unit alat berat tersebut diangkut menggunakan truk menuju Batalyon C Brimob di Sipirok untuk diamankan sebagai barang bukti.
Baca Juga:"Alat berat kami keluarkan dari lokasi sekira pukul 14:00 WIB untuk dijadikan barang bukti," kata Kombes Rantau Isnur Eka.
Ia menjelaskan, setiap alat berat yang dibawa ke Batalyon C Brimob Sipirok dikawal personel bersenjata lengkap. Untuk setiap empat unit ekskavator, pengawalan dilakukan oleh 90 hingga 150 personel atau setara tiga pleton.
Pengamanan ketat dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penghadangan maupun perlawanan dari pihak-pihak yang tidak terima aktivitas tambang emas ilegal tersebut ditertibkan.
Sebelumnya, pada Senin (2/3/2026), upaya membawa dua alat berat sempat diintervensi oleh belasan pria bertubuh tegap.
"Setiap 4 alat berat di kawal 3 pleton," ungkapnya.
Dalam operasi penindakan sebelumnya, tim gabungan Sat Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumut menindak aktivitas tambang emas ilegal di pinggir Sungai Batang Gadis yang berada di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal.
Operasi yang melibatkan lebih dari 200 personel Sat Brimob itu mengamankan 14 unit ekskavator dari dua lokasi berbeda, dengan rincian 12 unit berada di area tambang dan dua unit lainnya dalam perjalanan menuju lokasi. Selain itu, 17 orang turut diamankan dan saat ini masih berstatus saksi.
Wakil Kepala Polda Sumatera Utara Brigjen Pol Sonny Irawan menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pemilik tambang diperkirakan dapat meraup omzet hingga Rp1,5 miliar per hari.
Perkiraan tersebut didasarkan pada temuan adanya enam lubang tambang, terdiri dari empat titik di Kabupaten Tapanuli Selatan dan dua titik di Kabupaten Mandailing Natal. Dalam satu lubang tambang, diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 100 gram emas per hari.
Untuk saat ini, emas batangan lokal (cukim) disebut berada di kisaran harga Rp2,6 juta per gram.
"informasi awal yang kami peroleh bahwa memang satu titik yang ada di kegiatan tersebut, itu bisa menghasilkan lebih kurang 100 gram emas ilegal, ya. Satu titik, ya. Sementara ini ada beberapa titik. Itu satu hari, rekan-rekan sekalian," kata Brigjen Pol Sonny Irawan, Selasa (3/3/2026).
Sonny menyebut, aktivitas tambang emas ilegal tersebut berada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kegiatan itu telah berlangsung sekitar dua hingga tiga bulan.
Awalnya, aktivitas tambang berada di wilayah Mandailing Natal. Namun kemudian dilakukan ekspansi ke wilayah Tapanuli Selatan karena lokasi tambang hanya dipisahkan oleh aliran sungai.
"Sebelumnya, ini sudah berlangsung di wilayah Mandailing Natal. Sudah ada lebih kurang 2-3 bulan di Mandailing Natal, kemudian mereka melakukan ekspansi ke wilayah Tapanuli Selatan, ya," tandasya. (*)
Tebingtinggi(harianSIB.com)Seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu inisial P (44) alias Codot diciduk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres
Tapteng(harianSIB.com)Situasi di kawasan Selat Hormuz akibat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel meningkatkan ketegangan b
Simalungun(harianSIB.com)Polisi menangkap dua orang terduga pengedar narkoba di satu warung tuak di Huta III, Desa Marihat Bukit, Kecamatan
Medan(harianSIB.com)Beberapa hari setelah pengumuman pemerintah dimana persediaan BBM di tanah air masih aman hingga 20 hari ke depan, disus
Jakarta(harianSIB.com)Di antara dua pilihan tempat, Markas Besar TNI AD dan Balai Kartini Jakarta, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak jus
Tebingtinggi(harianSIB.com)Dedy Samosir (35), seorang pria yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Lagunda Dusun Blok 17 Desa Bandar Tengah
Kutacane(harianSIB.com)Kadis Koperasi UKM dan Transmigrasi Zul Fahmi S.Sos selaku Ketua Kelompok II Tim VI Safari Ramadhan Kabupaten Aceh Te
Simalungun(harianSIB.com)Pemkab Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar
Sergai(harianSIB.com)Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Serdangbedagai (Sergai) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu
Medan(harianSIB.com)Personel Satuan Brimob bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara mulai mengevakuasi alat berat eks
Aekkanopan(harianSIB.com)Membawa 47 butir diduga ekstasi, dua warga Kota Tanjungbalai ditangkap Tim Opsnal Polsek Kualuh Hulu di Jalinsum Ae
Washington (harianSIB.com)Sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam setelah ditembak torpedo oleh kapal selam Amerika Serikat di Samudra