Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Takut BBM Langka, Warga Binjai Serbu SPBU Sejak Subuh

Muhammad Irsan - Sabtu, 07 Maret 2026 10:06 WIB
154 view
Takut BBM Langka, Warga Binjai Serbu SPBU Sejak Subuh
Foto : harianSIB.com/ M Irsan
ANTRE BBM : Antrean panjang kendaraan tampak di SPBU Tanah Tinggi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Binjai, Sabtu (7/3/2026) Subuh.

Binjai(harianSIB.com)

Antrean panjang kendaraan tampak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Binjai, Sabtu (7/3/2026). Sejak subuh, warga sudah memadati lokasi pengisian bahan bakar, khawatir terjadi kelangkaan atau kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

Pantauan jurnalis harianSIB.com sekitar pukul 05.00 WIB di SPBU Tanah Tinggi, Jalan Soekarno Hatta, antrean sepeda motor bahkan sudah mengular hingga lebih dari 500 meter. Ratusan kendaraan terlihat berjajar rapi menunggu giliran mengisi bahan bakar.

Tidak hanya sepeda motor, kendaraan roda empat juga memadati jalur pengisian. Kondisi ini diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada pagi hingga siang hari.

Sejumlah warga mengaku sengaja datang lebih awal demi memastikan kendaraan mereka tetap memiliki persediaan bahan bakar.

Sherly, salah seorang pengendara sepeda motor yang ditemui di lokasi, mengaku sudah mengantre sekitar setengah jam. Ia memilih datang sejak pagi untuk menghindari antrean yang diperkirakan akan semakin panjang.

"Kalau datang lebih siang biasanya makin macet antreannya. Jadi lebih baik dari pagi sudah isi," ujarnya.

Menurutnya, kekhawatiran warga muncul setelah adanya pernyataan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menyebut cadangan bahan bakar minyak nasional saat ini diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20 hari ke depan.

Sehingga pernyataan tersebut memicu kekhawatiran di tengah masyarakat dan berpotensi menimbulkan panic buying, yang justru dapat memperparah kondisi distribusi BBM di lapangan.

Sherly berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar masyarakat tidak dilanda kepanikan. "Pemerintah harus cepat dan tanggap menangani problem ini sehingga masyarakat tidak panik," katanya.

Hal senada disampaikan Ucok, pengendara mobil yang juga terlihat mengantre di SPBU tersebut. Ia mengaku rela menunggu lebih lama demi mengantisipasi kemungkinan kelangkaan BBM.

"Daripada nanti mendadak susah dapat BBM atau harganya naik, lebih baik isi dari sekarang. Tapi ya mau tidak mau harus antre," ujarnya.

Situasi ini terjadi di tengah persiapan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Warga khawatir jika pasokan BBM terganggu, hal tersebut dapat berdampak pada distribusi barang dan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan informasi resmi mengenai kondisi stok dan distribusi BBM agar situasi tetap kondusif serta tidak menimbulkan keresahan di tengah warga.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa