Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Jimmy Ardianto Gantikan Muhamad Yusron sebagai Kepala Divisi Kantor Perwakilan LPS I Medan

Oki Lenore - Rabu, 11 Maret 2026 13:31 WIB
123 view
Jimmy Ardianto Gantikan Muhamad Yusron sebagai Kepala Divisi Kantor Perwakilan LPS I Medan
Foto: Dok/Oki Lenore
Muhamad Yusron (kanan) usai berpantun dan pamit meninggalkan Sumatera, didampingi Kepala Divisi Kantor Perwakilan LPS I Medan Pramuji Novri Harlyanto.

Medan(harianSIB.com)

Jimmy Ardianto menggantikan Muhamad Yusron sebagai Kepala Divisi Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I Medan.

"Terhitung 3 Maret, sudah serah terima. Hari-hari ini, adalah terakhir bertugas. Usai Idul Fitri 1447 H, tidak lagi di Sumatera," ujar Yusron saat buka bersama pers, di Medan, Selasa (10/3/2026). Pejabat baru yang sebelumnya Sekretaris LPS tidak hadir sebab masih di kantor pusat.

Acara yang dikaitkan dengan farewell party itu dijadikan M Yusron membuka kenangan indah dan perasaan hatinya.

"Campur aduk (perasaannya). Sesungguhnya senang karena berkumpul kembali dengan keluarga, tapi sedih sebab pastinya tidak menemukan persaudaraan seerat dan setulus yang dirasakan di Medan," paparnya.

Baca Juga:
Dua tahun bertugas di Sumatera, M Yusron paham betul forensik puak di daerah kerjanya. Di Medan atau Sumatera Utara, misalnya, didiami warga berbilang kaum. Mulai dari etnik yang tumbuh berkembang hingga asimililasi.

"Orang Batak di sini, berbaur dengan warga Melayu hingga hatinya lembut dan sulit lagi menemui individu yang berbicara keras seperti warga Madura. Padahal dulu, waktu mau bertugas di Medan, hampir semua orang yang ditemui bilang bahwa saya akan bertemu orang Batak yang rada galak. Nyatanya, tidak ada," urainya sambil merinci keademannya bersahabat dengan seluruh puak yang ada di Sumatera.

Telaannya mengenai suku etnik sepanter (kata lain untuk menyebut lebih hebat dari) Antropolog. Soalnya, M Yusron mengurai secara holistik keragaman fisik serta perkembangan budaya suku-suku di Sumatera seperti kuliah Antropologi.

Pada pantunnya, ia menukil tentang burung yang dikaitkan dengan Ramadan menjelang Idul Fitri, sebagai preambul. "Tetapi, apapun itu, yang terpenting adalah harmonisasi kehidupan antara manusia dan alam," simpulnya.

Sama seperti kajiannya mengenai etnik suku bangsa di Sumatera, uraiannya tentang pantun menyinggung filosofi tradisi Jawa Kuna mengenai Hamemayu Hayuning Bawana. Hanya saja, dikaitkan dengan kondisi keekonomian di Sumatera dari kaca mata perbankan.

"Kehidupan harus ditata berdasar keseimbangan yang indah," katanya.

Secara harfiah, Hamemayu Hayuning Bawana adalah memperelok keindahan dunia; manusia hidup harmonis dengan jagad raya. Pada pidatonya, pria berdarah Jawa itu mengaitkannya keharmonisan masyarakat dari sisi keuangan dan tabungan.

Kembali ke tugasnya, M Yusron (yang digantikan mantan Sekretaris LPS Jimmy Ardianto) menempati pos baru sebagai Direktur Eksekutif Klaim, Resolusi dan Pengaturan Asuransi di Jakarta, yang kompleks beritme kerja beradu dengan waktu serta persoalan sosial termasuk macet.

"Pokoknya, meski saya di Jakarta, jika datang ke sini, tetaplah terima saya sebagai Yusron yang dulu, kini dan akan datang. Saya tetap Yusron," tutupnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru