Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Relaksasi KUR Disiapkan untuk UMKM Terdampak Bencana di Sumut

Danres Saragih - Kamis, 12 Maret 2026 06:00 WIB
106 view
Relaksasi KUR Disiapkan untuk UMKM Terdampak Bencana di Sumut
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
Gubernur Sumut Bobby Nasution foto bersama penerima bantuan pada acara Rakor Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera yang dipimpin Menteri Koperasi dan UKM RI Maman Abdurrahman di Aula RIS, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (11/3/2

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah pusat menyiapkan sejumlah program pemulihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut). Salah satunya melalui program relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meminta proses sinkronisasi data UMKM antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera diselesaikan. Targetnya, data tersebut sudah rampung sebelum akhir Maret 2026.

"Untuk itu, seminggu ini memastikan data dan angka yang tadi disampaikan, baik yang kami sampaikan dari daerah, dari perbankan, dari Himbara, dan Kementerian, ini harus disinkronisasi sebelum tanggal 31 sudah fix agar bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," kata Bobby Nasution usai rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (11/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Dalam pertemuan itu, Bobby menjelaskan bahwa banyak pelaku UMKM terdampak bencana, tidak hanya pada rumah tinggal tetapi juga pada tempat usaha dan peralatan produksi.

Baca Juga:
"Selain tempat tinggal, tempat usaha juga banyak yang terdampak. Alat-alat produksi juga banyak yang rusak. Ini persoalan kedua yang paling banyak terdampak setelah kerusakan bangunan. Namun saat ini di daerah terdampak, ekonomi masyarakat mulai bangkit," ujarnya.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi perhatian Gubernur Sumut terhadap kondisi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah tersebut.

"Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara yang cukup luar biasa memperdulikan saudara-saudara kita pengusaha mikro, kecil dan menengah di Sumut ini," kata Maman.

Secara nasional, saat ini telah terdata sekitar 193 ribu pelaku usaha atau debitur yang terdampak bencana di tiga provinsi. Dari jumlah tersebut, sekitar 44 ribu debitur berada di Sumatera Utara.

Namun, Maman memperkirakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pemetaan debitur terdampak bencana masih berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan, relaksasi yang akan diberikan kepada debitur terdampak meliputi grace period, perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, hingga keringanan suku bunga.

"Tahun ini suku bunga dihilangkan, jadi 0 persen. Tahun depan naik menjadi 3 persen. Bank juga akan mengidentifikasi mana saja UMKM yang benar-benar tidak memiliki kemampuan membayar, dan mana yang masih mampu," ujar Maman. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peresmian Sekretariat MES Sergai, Momentum Bangkitkan Ekonomi UMKM
Peresmian Sekretariat MES Sergai, Momentum Bangkitkan Ekonomi UMKM
PGN Area Medan Tambah Pelanggan Kecil dari Sektor Kuliner
Pj Sekdaprov Harap Pekan Ramadan Sumut 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Inklusif
Lapas TBA dan Imigrasi Resmikan Gerai UMKM Karya Warga Binaan
Kunjungan Kerja Ke Tebingtinggi, Mendag Santoso : Harga Sembako di Pasar Masih Normal
komentar
beritaTerbaru