Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Ijeck Soroti Narkoba, Judi Online dan Geng Motor dalam Silaturahmi dengan Menko Polkam

Leo Bastari Bukit - Minggu, 15 Maret 2026 16:27 WIB
91 view
Ijeck Soroti Narkoba, Judi Online dan Geng Motor dalam Silaturahmi dengan Menko Polkam
Foto: Dok/Tim Ijeck
Ketua MPW PP Sumut Musa Rajekshah bersama pengurua MPW PP Sumut dan kader foto bersama Menko Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, di Kodam I/Bukit Barisan, Minggu (15/3/2026).

Medan (harianSIB.com)

Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara (PP Sumut) Musa Rajekshah menyoroti sejumlah persoalan sosial yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari keterbatasan lapangan pekerjaan, penyalahgunaan narkoba, hingga maraknya judi online dan geng motor.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi bersama Menteri Koordinator Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, di Markas Kodam I/Bukit Barisan, Minggu (15/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Musa Rajekshah yang juga Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumut I menyampaikan persoalan ekonomi dan keterbatasan lapangan pekerjaan seringkali menjadi pemicu munculnya berbagai masalah sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, stigma terhadap organisasi kemasyarakatan yang kerap dikaitkan dengan premanisme perlu dilihat secara lebih bijak.

"Tidak ada seorang anak manusia pun yang lahir punya cita-cita menjadi preman. Semua pasti ingin menjadi orang sukses. Namun karena persoalan ekonomi dan kebutuhan hidup, terkadang orang memaksakan diri melakukan hal-hal yang justru mengganggu stabilitas keamanan di daerah," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Ijeck ini berharap pemerintah dapat terus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan agar berbagai persoalan sosial di masyarakat dapat ditekan. Selain itu, ia juga menyoroti penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin meresahkan.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
Tapteng Kembali Diterjang Banjir

Tapteng Kembali Diterjang Banjir

Tapteng (harianSIB.com)Banjir itu datang kembali, menyasar rumahrumah warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan mengganggu aktivitas