Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Maret 2026

Ombudsman Sumut Minta BPJS Ketenagakerjaan Segera Proses Pencairan Dana JHT Ribuan PPPK Paruh Waktu di Medan

Tanda Monang Pasaribu - Rabu, 25 Maret 2026 16:39 WIB
102 view
Ombudsman Sumut Minta BPJS Ketenagakerjaan Segera Proses Pencairan Dana JHT Ribuan PPPK Paruh Waktu di Medan
Foto ist
Kepala Perwakilan (Kaper) Ombudsman Sumut Herdensi Adnin.

Medan(harianSIB.com)

Ombudsman Sumut meminta BPJS Ketenagakerjaan segera memproses dana JHT secara penuh bagi ribuan PPPK paruh waktu di Kota Medan.

Para mantan pegawai honorer ataupun Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemko Medan kini telah beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu hingga kini tetap sulit mencairkan dana jaminan hari tua (JHT) melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

Demikian dikatakan Kepala Perwakilan (Kaper) Ombudsman Sumut Herdensi Adnin kepada wartawan di Medan terkait pencarian dana JHT Bagi Seluruh PPPK paruh waktu di daerah ini, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, Ombudsman Sumut telah mengeluarkan keputusan tegas terkait sulitnya pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) para mantan pegawai honorer tersebut.

Baca Juga:
Ditegaskan, akar masalahnya terjebak di aplikasi saat para pegawai ini mencoba mencairkan dana JHT masing - masing melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Permohonan mereka untuk mendapatkan haknya justru ditolak oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Ironisnya dengan alasan cukup teknis, namun menjerat, yakni status pekerjaan di sistem aplikasi mereka dianggap belum berhenti bekerja, karena transisi dari honorer ke PPPK paruh waktu dianggap berkelanjutan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pansus DPRD dan TAPD Pemko Medan Mengoreksi Alokasi R-APBD 2019 Sesuai Skala Priori
DPRD Dorong Pemko Medan Perpendek Birokrasi Pengurusan Izin
10 Reklame Bermasalah Kembali Ditumbangkan Tim Gabungan Pemko Medan
Tim Gabungan Pemko Medan ‟Tebas‟ 6 Reklame Bermasalah
800 Petugas Gereja Katolik Beroleh Honor dari Pemko Medan
Kadis Dukcapil: Blanko e-KTP Masih Kosong, Pemko Medan Butuh 101.000 Lembar
komentar
beritaTerbaru